Kasus11 Pekerja Tambang Ilegal Terkubur Longsoran, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

Lokasi tambang ilegal yang menewaskan 11 orang di Desa Tanjung Lalang Muara Enim dipasangi garis polisi, Kamis (23-10)/Foto:Antara

Acuantoday.com, Palembang – Sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus longsor yang menewaskan 11 pekerja tambang batu bara ilegal di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (21/10) lalu.

“Ketiga tersangka peranya ikut menggali tambang saat kejadian,” kata Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra,Jumat (23/10).

Para tersangka itu yakni B (38) warga Bojonegoro Jawa Timur, M (26) warga Pesawaran Lampung Selatan, dan S (56) warga Bandung Selatan.

Donni menjelaskan tiga tersangka dan 11 korban menggali serta mengangkut lumpur tanah untuk membuat jalan masuk ke sumber batu bara pada hari Rabu (21/10) tanpa mengantongi izin usaha pertambangan (IUP).

Pada pukul 15.00 WIB tebing tanah setinggi 9 meter longsor, menimbun 11 orang pekerja hingga tewas.

Ketiga pekerja yang selamat ditangkap pada Rabu (21/10) malam berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Polisi menyita barang bukti berupa 4 batang cangkul, 3 buah ember, 1 buah sepatu boot, 3 butir batu bara, 15 karung, 2 unit sepeda motor Honda Revo, 1 kunci pas, 2 lembar celana levis, 1 lembar kaus lengan pendek, 1 lembar celana training, 6 top, dan setengah pasang sepatu.

“Ketiga tersangka diduga melanggar Pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan dan Batu Bara juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman selama 5 tahun penjara dan denda Rp100 miliar,” kata Donni. (Tuni/Antara)

 

Comments

comments