Kasus Baru Meningkat, Portugal Pertimbangkan Keadaan Darurat COVID-19

Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sous/Foto: Reuters

Acuantoday.com, Lisbon – Pemerintah Portugal mempertimbangkan untuk menerapkan keadaan darurat untuk mencegah penyebaran virus corona.

Jumlah kasus baru harian COVID 19 di Potugal mencapai 4.656 pada Jumat (30/10), yang tertinggi sejak pandemi mulai muncul di negara itu.

Beberapa jam setelah Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa, meminta Presiden Portugal, mengumumkan keadaan darurat, Presiden Rebelo de Sousa mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan permintaan tersebut.

Rebelo de Sousa menjelaskan, upaya tersebut akan mencakup langkah-langkah khusus untuk memerangi pandemi, tetapi bukan dalam bentuk penguncian total.

Maret lalu Portugal pernah memberlakukan keadaan darurat COVID-19, berlaku selama enam minggu.

Status darurat itu membatasi pergerakan orang dan menyebabkan ribuan bisnis menghentikan kegiatan dan menghancurkan ekonomi.

“Ekonomi tidak dapat menangani pengurungan (total),” kata Rebelo de Sousa dalam wawancara di kediaman resminya. “Apa yang dipertimbangkan adalah hal yang berbeda.”

Jika Rebelo de Sousa mengumumkan keadaan darurat lagi, langkah itu harus mendapat persetujuan dari parlemen.

Pada Sabtu (31/10), pemerintah Potugal menerapkan beberapa langkah, seperti kewajiban warga negara untuk tinggal di rumah kecuali untuk bekerja, sekolah, atau berbelanja. Aturan tersebut diberlakukan di 121 kota, termasuk di wilayah utama Lisbon dan Porto.

Keadaan darurat akan membuka jalan bagi tindakan wajib, seperti pembatasan pergerakan orang, tetapi hanya ketika diperlukan.

“Ini adalah saat kritis dan mengumumkan … keadaan darurat akan memperkuat kesadaran sipil akan keadaan darurat sanitasi yang kita hadapi,” Antonio Costa mengatakan kepada wartawan sebelumnya pada Senin

Ia menambahkan bahwa keadaan darurat tidak akan seketat pada Maret.

Namun, katanya, jam malam dapat dilaksanakan jika dianggap perlu.

Keadaan darurat akan “menghilangkan keraguan hukum” mengenai langkah-langkah yang mungkin harus diambil pemerintah, tambah Costa.

Portugal, yang berpenduduk lebih dari 10 juta orang, telah mencatat 146.847 kasus yang relatif rendah dan 2.590 kematian akibat COVID-19. (Dita/Antara/Reuters)

Comments

comments