15 Orang Ditangkap Terkait “Goreng” Saham Next Digital

Raja media Jimmy Lai Chee-ying, pendiri Apple Daily, tsaat ia dibebaskan dengan jaminan, setelah ia ditahan oleh unit keamanan nasional di Hong Kong, China, Rabu (12/8/2020)./Antara

Acuantoday.com — Sebanyak 15 orang diringkus polisi Hongkong terkait manipulasi harga saham Next Digital. Saham perusahaan itu naik drastis lebih dari 1.100 persen setelah sang pendiri perusahaan, Jimmy Lai sang ditangkap.

Next Digital merupakan perusahaan media Hong Kong yang didirikan oleh Lai yang juga menerbitkan tabloid Apple Daily.

Pihak kepolisian Jumat (11/9) menyebutkan 15 orang yang ditangkap, 14 pria dan seorang wanita, dituduh melakukann konspirasi penipuan.

South China Morning Post melaporkan, salah seorang dari mereka memperoleh 25 juta dolar HK dari manipulasi saham tersebut.

Saham perusahaan tersebut terpengaruh berita penangkapan para pelaku pada Kamis (10/9). Harga saham sempat naik lebih dari dua kali lipat hingga 0,5 dolar HK per lembar sebelum ditutup pada level 0,41 dolar HK.

Pendiiri Next Digital, Lai, ditangkap pada 10 Agustus atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Keamanan Nasional Untuk Hong Kong dan terlibat kolusi dengan kekuatan asing.

Namun, Lai akhirnya dibebaskan dengan jaminan setelah menjalani 36 jam masa penahanan.

Global Times memberitakan, sehari setelah penangkapan Lai, harga saham Next Digital naik lebih dari 330 persen dengan transaksi yang meningkat hingga lebih dari 410 juta lembar pada sore harinya.

Pada saat itu pula, harga saham meroket hingga lebih 1.100 persen dibandingkan sehari sebelum penangkapan

Beberapa hari berikutnya, saham Next Digital anjlok lebih dari 40 persen sehingga Securities and Futures Commission regulator pasar modal Hong Kong mengeluarkan peringatan kewaspadaan kepada para investor. (Rita/Ant)

 

Comments

comments