17 hotel di Bali untuk Karantina Pasien COVID-19

Acuantoday.com, Denpasar – Sampai saat ini Pemerintah Provinsi Bali telah menggunakan 17 hotel sebagai tempat karantina pasien  COVID-19 tanpa gejala.

“Untuk yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) harus dikarantina di tempat karantina yang disiapkan pemerintah. Oleh karena itu, tempat karantina dikembangkan sesuai kebutuhan,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, Jumat (29/1).

Meningkatnya kasus  COVID-19 di Bali, ujar dia, menimbulkan tekanan pada tempat isolasi perawatan di rumah sakit dan tempat karantina (hotel).

“Sudah ada 17 hotel yang kita pakai sebagai tempat karantina. Kamar yang tersisa masih 500 kamar, data ini tentu berubah setiap harinya,” ucap pria yang juga Sekda Provinsi Bali itu.

Tingkat keterisian tempat tidur di 58 RS perawatan COVID-19 juga terus meningkat.

“Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga telah mengeluarkan Surat Edaran kepada RS pemerintah dan swasta untuk menaikkan kapasitas tempat tidur pasien perawatan COVID-19 hingga 30 persen,” ujarnya.

Dikutip dari laman https://infocorona.baliprov.go.id/, hingga Jumat (29/1) secara kumulatif jumlah kasus positif COVID-19 di Provinsi Bali mencapai 25.813 orang.

Untuk hari ini dilaporkan ada penambahan kasus baru sebanyak 415 orang, 307 pasien sembuh dan tujuh orang meninggal karena COVID-19. Sedangkan pasien yang sudah sembuh secara kumulatif sebanyak 21.501 orang (83,3 persen).

Dengan demikian, pasien positif COVID-19 yang masih menjalani perawatan hingga saat ini 3.642 orang (14,11 persen) dan pasien yang meninggal dunia secara kumulatif 670 orang (2,6 persen).

“Kita harus bersama-sama  menurunkan kasusnya dengan disiplin menerapkan 3M dan mengurangi aktivitas yang menimbulkan kerumunan,” ujarnya. (Bram/Antara)

 

 

 

 

Comments

comments