Belasan Pelanggar Prokes Terjaring Satpol PP Semarang

Pelanggar protokol kesehatan (rompi orange) ketika dihukum Satpol PP untuk membersihkan makam di Jalan Sompok, Semarang./Foto: Dok Satpol PP

Acuantoday.com, Semarang―Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mengamankan 13 orang pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker saat beraktivitas di tempat umum

Terjaringnya para pelanggar itu dilakukan setelah digelar operasi yustisi pada Senin (14/12) di Jalan Sompok, Kecamatan Semarang Selatan atau lebih tepatnya di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kesambi, Senin (14/12).

Sebagai hukuman efek jera, pelanggar protokol kesehatan, hukuman dengan melakukan bersih-bersih makam di TPU Kesambi.

“Ada 5 KTP yang kita tahan dari pelanggar. Sementara lainnya membuat surat pernyataan. Dan mendapat sanksi sosial berupa membersihkan area makam Sompok Kesambi,” tandas Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto usai operasi tersebut.

Tak hanya itu, Satpol PP Kota Semarang juga mengarahkan pelanggar protokol kesehatan untuk melaksanakan rapid tes yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dari hasil tes cepat tersebut diketahui bahwa ada satu orang pelanggar protokol kesehatan yang reaktif untuk kemudian diarahkan melaksanakan tes swab. Sementara, pelanggar lainnya dinyatakan non reaktif.

Secara keseluruhan, Satpol PP Kota Semarang mengatakan pelanggar protokol kesehatan sudah menurun jika dibandingkan beberapa waktu sebelumnya. Namun mereka tak akan lengah untuk terus menertibkan masyarakat Kota Lumpia guna menekan angka penyebaran Covid-19.

“Untuk pelanggar protokol kesehatan yakni pakai masker kami dapati sudah menurun. Dan harapannya masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkas Fajar Purwoto. (alvin)

Comments

comments