2.000 Nakes Sleman Belum Divaksin Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo.(Foto : Chaidir/Acuantoday)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah selesai dan tahap kedua segera dimulai awal Maret.

Di Kabupaten Sleman vaksinasi tahap pertama dengan sasaran SDM tenaga kesehatan (Nakes) sudah menjangkau sebanyak 14.500-an penerima. Jumlah tersebut, presentasenya sudah lebih dari seratus persen, bila berhitung berdasarkan jumlah sasaran awal 12.800 penerima.

Namun, saat ini masih ada sekitar 2.000 SDM nakes yang belum disuntik vaksin.
Mayoritas adalah apoteker, dokter maupun perawat yang membuka praktek mandiri.

Dinas Kesehatan Sleman tetap akan memasilitasi bagi Nakes yang belum disuntik vaksin tersebut.

“Kita beri waktu minggu depan, sampai tanggal 7 Maret,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, saat kick-off vaksinasi tahap kedua di RSUD Sleman, Sabtu (27/2/2021).

Sampai tanggal 7 Maret, Joko berharap semua Nakes di Sleman nantinya sudah selesai menjalani vaksinasi. Pihaknya mengungkapkan, vaksinasi tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan yang dimulai sejak 14 Januari memang mundur sedikit dari target.
Sebab dalam proses pelaksanannya, memiliki ambang batas kriteria yang sangat ketat.

Misalnya, vaksin tidak boleh diberikan kepada penyintas Covid-19 sebelum sembuh tiga bulan; tidak boleh bagi pemilik penyakit komorbid; lalu bagi yang hamil dan menyusui. Termasuk batasan usia tidak boleh di atas 59 tahun.

Belakangan, kata Joko, terjadi pelonggaran terhadap aturan tersebut.
“Belakangan, terjadi pelonggaran-pelonggaran. Bahkan nakes yang praktik mandiri sekalipun, tetap ikut didata. Problemnya di situ,” kata Joko.

Kini, seiring menyelesaikan sasaran vaksin tahap pertama, Pemerintah Kabupaten Sleman juga sudah memulai vaksinasi tahap kedua. Vaksinasi tahap kedua terdiri dari dua gelombang.

Gelombang pertama menyasar pelayan publik. Terdiri dari Pegawai Pemerintah (ASN), TNI, Polri, Petugas Transportasi, Awak Media, Tenaga Pendidik, Petugas Pariwisata, Pegawai BUMN, Pegawai BUMD, Atlet hingga Pedagang dan pelayan publik lainnya.

Sedangkan gelombang kedua, akan diperuntukkan khusus bagi Lanjut Usia (Lansia) dengan kategori usia di atas 59 tahun. “Sasaran untuk pelayanan publik, sampai tadi malam yang sudah terdaftar sekitar 36 ribu,” tutur Joko.

Sementara, vaksinasi untuk Lansia baru mulai dilakukan pendataan 1 Maret 2021 dengan target sasaran 10 – 12 persen dari 1,2 juta total penduduk Kabupaten Sleman. (Chaidir)

Comments

comments