Kompolnas Sodorkan Nama Calon Kapolri ke Jokowi, Siapa? 

Benny Mamoto, Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penembakan Intan Jaya

Acuantoday.com, Jakarta―Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akhirnya menyerahkan rekomendasi nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sudah Rabu kemarin sore. (Diserahkan oleh) Ketua Kompolnas,” kata Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, saat dikonfirmasi, Jumat (8/1).

Benny menuturkan, siapa saja nama yang direkomenasi jadi pengganti Idham sudah melalui persetujuan rapat pleno Kompolnas. 

Hasilnya, beberapa nama jenderal mencuat, tapi Benny enggan menyebut gamblang siapa saja jenderal yang direkomendasi ke Jokowi.

“Lebih dari satu,” pungkasnya.

Soal kandidat, Indonesia Police Watch (IPW) sudah jauh-jauh hari memprediksinya. Sedikitnya, ada delapan nama jenderal yang punya kans menggantikan Idham yang bakal pensiun 1 Februari 2021. 

Pertama, Kabaintelkam Komjen Rycko Amelza Dahniel. Jejak kariernya bahkan pernah jadi ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Nama kedua adalah Kabarharkam Komjen Agus Andrianto. Pencitraan publik dia di akhir-akhir ini mengungkapkan bahwa beberapa anggota Front Pembela Islam menjadi bagian teroris. 

Berikutnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafly Amar. Boy juga tercatat sempat mennjabat Kapolda Banten dan Kapolda Papua.

Nama lain adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, yang juga satu letting dengan Boy semasa menyenyam pendidikan di Akpol pada 1988. Jenderal bintang tiga itu juga pernah mengemban tugas jadi Kapolda Metro Jaya pada 2019.

Jenderal bintang tiga lainnya yang digadang-gadang yakni Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya, ia adalah Kapolda Banten dan pernah dipercaya sebagai ajudan Presiden Jokowi pada 2014.

Bursa Kapolri baru juga diramaikan oleh kandidat dari pati bintang dua. Mereka mulai dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadli Imran dan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. 

Namun, untuk nama terakhir, sudah pupus harapan, seiring dimutasinya dia kini jadi Korsahli Kapolri, usai dianggap gagal tegakkan protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Rizieq Shihab, November 2020 lalu. 

Teranyar, IPW mengerecutkan prediksi pada dua nama, yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy yang digadang-gadang sebagai calon kuat Kapolri, kemudian wakilnya adalah Komjen Listyo Sigit. 

Perlu diketahui, penentuan jabatan Kapolri sepenuhnya hak prerogratif Presiden Jokowi, sebelum akhirnya diproses oleh DPR. Istana sendiri melalui Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, melempar sinyal bahwa telah mengantongi nama Kapolri baru. (rwo)

Comments

comments