Legislator Nasdem Minta Pemerintah Perjelas Soal Pertanggung Jawaban Vaksin Jika Bermasalah

Petugas bekerja dengan kotak berisi vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 setelah tiba di sebuah gudang di Guadalajara, Spanyol, Sabtu (26/12/2020), sehari sebelum negara tersebut memulai program vaksinasi./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Anggota Komisi IX DPR RI Fadholi mempertanyakan sikap pemerintah terkait kekhawatiran masyarakat soal vaksinasi. 

Pasalnya, sejauh ini banyak kabar negatif yang bertebaran terkait dengan efek samping vaksin usai disuntik ke tubuh manusia.

“Siapa yang paling bertanggung jawab kalau ada klaim masyarakat di vaksin kemudian mengalami gejala yang tidak kita harapkan, apakah biofarma, apakah BPOM atau Menteri Kesehatan,” kata Fadholi dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin, Selasa (12/1).

Dikatakan Fadholi, tidak mungkin pihak Sinovac yang harus bertanggung jawab atas masalah-masalah seperti itu. Karena itu, hal-hal semacam ini yang harus diperjelas oleh pemerintah.

“Sinovac? Apakah kita harus minta jawaban ke China, kan gak mungkin, ini perlu disampaikan,” ujarnya.

“Tapi yang bertanggung jawab disinj adalah bpom karena memberika. Izin, pertanggungan jawaban seperti apa? Apakah berupa perawatan atau apa,” jelasnya.

Pertanyaan anak buah Surya Paloh ini belum dijawab oleh Menkes Budi lantaran dibatasi oleh waktu. 

Sesuai jadwal, rapat dengar pendapat antara Komisi IX DPR dan Menteri Kesehatan ini akan berlanjut siang nanti pukul 13:00 WIB di Ruang Rapat Komisi IX di Gedung DPR RI, Kompleks Senayan, Jakarta Pusat. (rht)

Comments

comments