Mandiri Siap Salurkan Rp18,6 Triliun Bansos di 2021

Petugas memotret identitas penerima bantuan sebagai tanda bukti saat penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Desa Sindangherang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Bank Mandiri siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) pemerintah senilai Rp18,6 triliun untuk 2021. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp13,5 triliun.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas di Jakarta, Rabu (13/1), menjelaskan, tahun ini bansos pemerintah yang disalurkan melalui bank BUMN tersebut terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 2,1 juta penerima dan program sembako sekitar 4,3 juta penerima.

Sedangkan pada 2020, bank BUMN ini menyalurkan bansos pemerintah senilai Rp13,5 triliun melalui program sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), PKH dan program bantuan sosial tunai.

Bank Mandiri juga menyiapkan alat pembayaran nontunai dalam penyaluran bantuan sosial program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) serta insentif bagi pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dari Kementerian Sosial. 

Tujuannya, agar bantuan sosial ini dapat memberikan manfaat yang optimal kepada penerima serta para pendamping Rehabilitasi Sosial.

Kerja sama ini dilakukan setelah Kementerian Sosial memutuskan untuk menyalurkan bantuan sosial program Atensi secara langsung serta memberikan insentif kepada para pendamping.

Adapun alokasi anggaran program Atensi tahun ini mencapai Rp340,8 miliar yang akan diberikan kepada 142.000 peserta.

Untuk itu, Bank Mandiri akan menyiapkan Kartu Atensi bagi para penerima program yang dapat digunakan untuk mendapatkan pelatihan dan pembekalan di berbagai balai, loka di seluruh Indonesia.

Selain itu, kartu anggota co-branding Mandiri Debit bagi sekitar 3.500 pendamping Rehsos untuk mengakses insentif yang diterima sebesar Rp3 juta pendamping/bulan.

“Kami berkomitmen kuat untuk mendukung program Atensi karena kami menyadari betapa mulianya program ini bagi anggota masyarakat dengan stigma,” kata dia.

“Dengan program ini, mereka diberi kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak,” kata Rohan saat mendampingi Mensos Tri Rismaharini dalam peluncuran Program Atensi. (ahm)

Comments

comments