Garuda Tambah Layanan bagi Penyandang Difabel

Desain "mask livery" (livery pesawat dengan masker) terbaru hasil karya anak negeri bertajuk "Indonesia Pride" pada armada B737-800 NG./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarts―Garuda Indonesia terus memperkuat komitmen layanan bagi penumpang difabel dengan berbagai kemudahan perjalanan di seluruh touch points maskapai BUMN ini.

Pernyataan tersebut terkait kunjungan dari Komunitas Teman Tuli dan Teman Dengar di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (14/01) dalam rangka meninjau fasilitas dan layanan prioritas Garuda Indonesia bagi penumpang disabilitas.

“Kami percaya kunci penting dari upaya peningkatan layanan bagi seluruh penumpang adalah komitmen untuk mengerti dan memahami kebutuhan penumpang selama dalam penerbangan, tidak terkecuali bagi penumpang disabilitas,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Irfan mengatakan pihaknya senantiasa mengedepankan empat filosofi utama layanan yaitu keamanan dan kenyamanan, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), pemahaman atas kebutuhan pengguna jasa, serta penyediaan aksesibilitas yang baik bagi seluruh penumpang.

Oleh karena itu, katanya, Garuda Indonesia telah memiliki layanan khusus bagi penumpang disabilitas baik pada saat pre-flight, inflight dan post-flight, di antaranya dedicated counter check-in, penyediaan fasilitas wheelchair, priority front seat, priority line security check point, hingga staf khusus untuk penumpang yang memiliki kebutuhan khusus.

Para awak kabin Garuda, lanjutnya, juga telah dibekali pelatihan terkait pemberian layanan bagi penyandang disabilitas, yang meliputi aspek dasar komunikasi, pendampingan serta prosedur evakuasi pada saat situasi darurat.

“Ke depannya kami akan juga membekali awak pesawat kami dengan kemampuan bahasa isyarat untuk memperlancar perjalanan khususnya,” papar Irfan.

Selain itu, Garuda Indonesia juga menyediakan kartu instruksi yang disampaikan dengan tulisan timbul (braille) dan video keselamatan yang dilengkapi dengan bahasa isyarat serta menyediakan infrastruktur penunjang seperti fasilitas sprinter service yang dipersiapkan dengan berkoordinasi dengan pengelola bandara dan layanan handling penumpang oleh petugas darat untuk memudahkan proses perpindahan penumpang baik dari dan menuju pesawat.

“Kami memahami bahwa setiap penumpang memiliki preferensi dan kebutuhan yang berbeda-beda,” tandasnya.

Melalui kunjungan dari Komunitas Teman Tuli dan Teman Dengar, dia berharap   berharap dapat memberikan  masukan bagi Garuda Indonesia ke depannya untuk terus meningkatkan inovasi layanan,  khususnya dari sisi  asistensi kebutuhan khusus serta fasilitas yang dapat menunjang kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi para penyandang disabilitas – utamanya di masa pandemi. (adi)

Comments

comments