Jangan Bicara Pencapresan, Moeldoko Diminta Fokus Bantu Presiden

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (KSP)---foto instagram moeldoko

Acuantoday.com, Jakarta―Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengaku kasihan kepada Presiden Joko Widodo, setelah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ingin maju sebagai Calon Presiden (Capres) di 2024.

“Orang-orang yang diberikan amanah dan jabatan dari Bapak Presiden untuk bekerja membantu rakyat. Jangan dulu bicara pencapresan, kasihan presiden,” kata Herzaky kepada wartawan, Rabu (3/2).

Dikatakan Herzaky, baiknya Moeldoko fokus membantu Presiden Jokowi menyelesaikan tugas yang diamanahkan kepadanya, termasuk fokus menekan lajunya angka orang yang terpapar Covid-19.

“Jangan sampai amanah yang sudah diberikan dibalas air tuba,” ujarnya.

Menurut Herzaky, Moeldoko makin aneh setelah terlibat dalam gerakan pengambilalihan pucuk pimpinan Partai Demokrat untuk kepentingan pencapresan dirinya di Pemilu 2024.

Padahal, pejabat lainnya sedang fokus membantu Presiden Jokowi tangani pandemi Covid-19.

”Pak Moeldoko itu siapa? Dia KSP. Tugasnya sekarang membantu menyelesaikan pandemi dan krisis ekonomi. Ini malah disibukkan dengan pencapresan,” ucapnya.

“Kasihan rakyat lagi pandemi bicara pencapresan. Kasihan presiden yang membutuhkan bantuan semua pihak menangani krisis pandemi dan ekonomi,” sambungnya.

Dijelaskan Herzaky, Moeldoko sebaiknya mengurus kartu keanggotaan Demokrat untuk maju sebagai Capres di Pemilu 2024 dengan legal, bukan membuat Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mengambil posisi Ketua Umum Partai Demokrat secara ilegal.

”Kalau KSP Moeldoko mau menjadi capres Partai Demokrat bikin kartu tanda anggota Partai Demokrat dulu jangan tiba-tiba menjadi ketua umum apalagi melalui kongres luar biasa (KLB) itu saja sudah salah besar,” jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang sudah solid.
“Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit. Tuhan bersama kita,” pungkasnya. (rht)

Comments

comments