Kontroversi “Kudeta” Demokrat Terus Berlanjut

Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta – Kontroversi “drama” kudeta di Partai Demokrat terus bergulir.

Kali ini tanggapan datang dari mantan kepala sekretariat Relawan Jokowi, Jay Octa.

Jay mengatakan dirinya ikut prihatin dengan apa yang terjadi di partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono(AHY) itu.Tapi dia tidak sepakat dengan pemilihan kata kudeta, apalagi dengan menuding pihak di luar partai terlibat.

“Ini masalah internal partai, sehingga harus di selesaikan secara internal organsasi,” ujarnya.

Bahkan menurut Jay, kemelut yang terjadi di Partai Demokrat seharusnya bisa diatasi oleh pengurus harian.

“Kalau mereka tidak mampu, bisa dibawa ke level lebih tinggi. Saya yakin Pak SBY dapat menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Jay juga mempertanyakan mengapa AHY sampai berkirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, itu mencerminkan belum matangnya kepemimpinan AHY.

“Pak Jokowi lagi fokus mengurus negara, banyak yang harus beliau selesaikan. Apalagi dalam masa pandemi ini jangan beliau di usik dan dilibatkan dalam persoalan internal partai,” ujar dia.

Soal tudingan Kepala Staf Presiden, Moeldoko terlibat, menurut Jay, juga berlebihan.

“Kalau ada beberapa orang pengurus Demokrat  bertemu Pak  Moeldoko itu hal yang wajar. Namanya juga mantan pejabat TNI dan Kepala Staf Presiden, beliau kan banyak teman. Kalau ada yang ingin bersilaturahmi itu  hal yang wajar. “ katanya.

Apalagi, tambah Jay, pertermuan itu berlangsung bukan di kantor KSP, jadi nggak elok menyeret – nyeret Jokowi dalam kasus ini. (Bram)

 

Comments

comments