Bio Farma Optimis Target Vaksinasi Covid Terpenuhi

Ilustrasi vaksinasi---foto pixabay

Acuantoday.com, Jakarta―Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma, Bambang Heriyanto optimistis target vaksinasi Covid-19 dari pemerintah bakal tercapai.

“Kita semua optimistis. Kementerian Kesehatan, Bio Farma, semua optimistis. Sudah ditargetkan oleh Pak Presiden satu tahun,” kata Bambang dalam keteranganya di Jakarta, Senin (8/2).

Ia menjelaskan, tugas Bio Farma adalah menyiapkan kebutuhan vaksin dari Kemenkes, dan sejauh ini Bio Farma dalam posisi siap menyediakan vaksin.

“Untuk setahun ini target kita ada 429 juta dosis, ya Bio Farma nanti siapkan, dalam rangka supaya cepat mengatasi Covid-19,” kata Bambang.

Sementara itu, Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI M Yahya Zaini mengatakan hal serupa menurutnya, pemerintah dapat merampungkan vaksinasi Covid-19 dalam waktu setahun atau paling lambat 15 bulan akan terpenuhi.

“Saya optimistis target tersebut bisa dicapai. Kalaupun meleset ya lebih-lebih sedikit. Karena pemerintah sudah dapat komitmen pembelian vaksin untuk memenuhi kebutuhan sekitar 400 juta lebih vaksin. Pemerintah juga sudah bekerja keras menyiapkan data masyarakat yang akan divaksin,” kata, dalam pernyataannya, Senin (7/2).

Untuk mencapai target atau sasaran tersebut, kata dia, tergantung pada kecepatan penyediaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi.

Berkaitan dengan vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang sedikit terlambat, Yahya menjelaskan hal itu karena data tenaga kesehatan yang bersumber dari Kementerian Kesehatan tidak valid sehingga pendaftaran secara “online” tidak berjalan lancar.

“Tapi sudah diatasi dengan cara manual. Sekarang pergerakannya sudah lumayan lancar. Sampai sekarang sudah sekitar 650 ribu tenaga kesehatan yang divaksin dengan rata-rata harian sekitar 50 ribu orang. Yang divaksin dua kali sudah 71 ribu orang dengan rata-rata harian 19 ribu orang,” ujar Yahya.

Ia mengatakan, kalau vaksinasi berjalan lancar dan sesuai target maka akan terjadi “herd immunity” sehingga tahun 2022 secara berangsur Covid-19 akan berakhir. Oleh karena itu, Yahya meminta semua pihak bekerja keras dan optimistis.

Menurut dia, kunci percepatan vaksinasi untuk mencapai target bebas Covid-19 adalah pada pendataan, sebab kalau data valid maka pelaksanaannya akan lebih cepat.

“Kita selama ini sudah punya pengalaman dengan imunisasi dan cukup berhasil. Kemudian, yang perlu diperhatikan dan dapat jaminan adalah mutu vaksin tetap aman mulai dari produksi, distribusi, penyimpanan sampai digunakan untuk masyarakat,” kata Zaini. (ahm)

Comments

comments