ICW: Hukuman Pinangki Belum Berikan Efek Jera

Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjadi saksi untuk terdakwa Andi Irfan Jaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (16/12). (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta―Peneliti dan Pegiat AntiKorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana menyebut, vonis 10 tahun terhadap jaksa Pinangki terlalu ringan. Harusnya, hukuman untuk Pinangki 20 tahun penjara untuk memberi efek jera.

“Putusan yang dijatuhkan Pengadilan kepada Pinangki Sirna Malasari masih belum cukup memberikan efek jera. ICW meyakini putusan yang pantas dijatuhkan kepada Pinangki adalah 20 tahun penjara,” kata Kurnia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/2).

Mengingat Pinangki berlatar belakang jaksa, kata Kurnia, vonis 10 tahun dalam kasus sebesar itu membuktikan belum ada keseriusan dari Kejaksaan Agung dalam memandang kejahatan yang dilakukan Pinangki.

“Vonis yang rendah itu menggambarkan ketidakseriusan Kejaksaan Agung dalam memandang kejahatan yang dilakukan oleh Pinangki,” ujarnya.

Setelah jaksa Pinangki berhasil dihukum walau dirasa terlalu ringan, jelas Kurnia, KPK didesak untuk menuntaskan penyidikan yang bisa menyeret pihak lain yang terlibat korupsi kasus Djoko Tjandra, khususnya aktor utama yang disinyalir masih bebas berkeliaran.

”Pasca vonis Pinangki, KPK harus segera mengambilalih dan menerbitkan surat perintah penyelidikan untuk mendalami pihak-pihak lain, terutama menemukan siapa sebenarnya ‘King Maker’ dalam lingkaran kejahatan Pinangki dan Djoko Tjandra,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments