DPR Sebut Oknum TNI/Polri Penjual Senpi ke KKB Tak Beda dengan Sparatis

Ilustrasi senjata-- foto Augustas Didžgalvis/en.wikipedia.org

Acuantoday.com, Jakarta―Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Syaifullah Tamliha menyebut, perbuatan oknum anggota TNI dan polisi yang menjual senjata api (Senpi) ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tak beda dengan separatis.

“Secara saksama kita seharusnya memberikan hukum pidana kepada oknum TNI ataupun Polri sama dengan hukuman sebagai mata rantai separatisme yang ingin memisahkan diri dari NKRI, sebab hal ini adalah pelanggaran berat berupa pemasok senjata bagi kelompok separatis di Papua,” kata Tamliha kepada wartawan, Rabu (24/2).

Ketua DPP PPP ini mendesak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo harus memberikan tindakan tegas pada para oknum anggota TNI/Polri. 

Bahkan, Tamliha menilai tindakan jual senjata ke pihak KKB sama seperti tindakan makar, karena KKB sendiri adalah kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

“Memasok senjata kepada separatis sama saja ikut makar terhadap NKRI,” tegasnya.

Untuk itu, tegas dia, panglima TNI dan Kapolri semestinya memberikan tindakan tegas kepada oknum anggotanya yang menjual senjata kepada KKB di Papua.

Diketahui, dua oknum anggota polisi dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease diketahui menjual senjata beserta amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua. Dalam kasus ini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan tidak akan mempertahankan oknum polisi yang mencoreng institusi Polri.

“Yang begitu-begitu saya kira kita tidak akan pertahankan,” kata Listyo Sigit kemarin, Selasa (23/2). (rht)

Comments

comments