Menteri Erick Gandeng KPK Pantau Aduan Korupsi di 27 BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Menteri BUMN Erick Thohir mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna meminta bantuan untuk memonitor dan memproses aduan karyawan di 27 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, perjanjian kerja sama (MoU) tersebut dimaksudkan agar karyawan BUMN yang mengetahui adanya suap atau praktik korupsi agar melapor serta dijamin keamanannya.

“KPK bisa memonitor tindak lanjut dari laporan tindak pidana korupsi yang diterima BUMN tersebut, terus pihak pelapor juga nyaman ketika menyampaikan laporan,” kata Alex di Jakarta, Selasa (2/3).

Mantan hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta itu menerangkan, dengan adanya kerja sama tersebut, karyawan BUMN yang berani melaporkan dugaan korupsi dijamin akan tetap dilindungi perusahaan dan tak bakal mendapat tekanan dari dunia kerja.

“Yang bersangkutan juga diberikan perlindungan misalnya kemungkinan mendapatkan sanksi, entah dari lembaganya dalam hal ini BUMN atau yang bersangkutan akan dilaporkan balik terkait dugaan pencemaran nama baik,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments