DPR Minta Pemerintah Dahulukan Vaksin untuk Calon Jemaah Haji 2021

Dokumentasi-Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin dalam simulasi vaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Islam di Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). (ANTARA FOTO/MOCH ASIM)

Acuantoday.com, Jakarta―Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mendesak Kementerian Kesehatan agar mengutamakan vaksinasi bagi calon jamaah haji tahun 2021.

Langkah cepat ini harus direspons menyusul kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang mewajibkan vaksinasi Covid-19 bagi jamaah haji.

“Bagi Pemerintah Indonesia, kebijakan ini harus diikuti dengan memprioritaskan bagi calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat tahun ini untuk segera dilakukan vaksinasi Covid-19,” kata Ace Hasan kepada wartawan, Rabu (3/2).

Sebelumnya, Ace mengatakan Komisi VIII DPR telah meminta kepada Kementerian Kesehatan untuk melakukan vaksinasi para calon jamaah haji 2021.

“Kami, Komisi VIII DPR RI, sebetulnya telah meminta kepada Kementerian Kesehatan RI agar calon jemaah haji tahun 2021 ini mendapatkan prioritas untuk dilakukan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Diakui politisi Partai Golkar ini, pihaknya akan memanggil Kementerian dan lembaga terkait untuk membahas langkah vaksinasi kepada para calon jamaah haji 2021, dan Pemerintah harus mengutamakan mereka.

“Dalam masa persidangan ini, kami akan agendakan untuk segera membahas penyelenggaraan haji tahun 2021 dengan terlebih dahulu memprioritaskan vaksinasi bagi calon jemaah haji,” ucapnya.

Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat ini mendukung kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang mewajibkan vaksinasi bagi para jamaah haji. Menurut Ace, kebijakan tersebut adalah langkah antisipasi agar tidak terjadi penularan Covid-19 saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Saya kira keputusan Pemerintah Arab Saudi mewajibkan para calon jemaah haji untuk vaksin Covid-19 merupakan kebijakan yang tepat,” sebutnya.

“Kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif agar penularan Covid-19 dalam penyelenggaraan haji betul-betul dapat dilakukan,” tutup Ace. (rht)

Comments

comments