Ketua KPK: Edhy Prabowo dan Juliari Bisa Saja Divonis Mati Asal Penuhi Syarat

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Foto; Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menegaskan, Hakim Tipikor bisa saja memvonis mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dengan hukuman mati, asal semua syarat terpenuhi.

“Benar secara normatif dalam UU Tipikor terutama Pasal 2 ayat (2) hukuman mati diatur secara jelas ketentuan tersebut dan dapat diterapkan,” kata Firli di Jakarta, Rabu (3/3).

Mantan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan itu menjelaskan, yang jadi persoalan bukan hanya seorang terbukti melakukan korupsi, tapi juga unsur bahwa korupsi itu dilakukan di saat bencana alam juga harus terbukti di pengadilan.

Secara potensial yuridis, ucap Firli, menuntut tersangka korupsi dengan ancaman hukuman mati sangat mungkin, tapi dikabulkan atau tidak di pengadilan itu wewenang Hakim Tipikor.

“Bukan hanya soal karena terbuktinya unsur ketentuan keadaan tertentu saja untuk menuntut hukuman mati namun tentu seluruh unsur pasal 2 ayat 1 juga harus terpenuhi,” ujarnya.

Mantan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menerangkan, hingga saat ini, maksimal yang bisa dilakukan KPK adalah dengan mendakwa dengan ancaman penjara seumur hidup.

“Saat ini pasal yang diterapkan terkait dengan dugaan suap yang ancaman hukuman maksimalnya sebagaimana ketentuan Undang Undang Tipikor adalah pidana penjara seumur hidup,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments