31.500 Rumah Tak Layak Huni di Jawa Barat Akan Diperbaiki Tahun Ini

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat Boy Iman. (Foto : dila/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Bandung- Sempat terhenti akibat pandemi, kini program perbaikan rumah tak layak huni akan kembali dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Usai melakukan pinjaman melalui Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov menargetkan 31.500 unit rumah tidak layak huni hasil dari akumulasi kekurangan dari tahun 2019 lalu.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat Boy Iman berharap dengan adanya perbaikan tahun ini penyelesaian rumah tak layak huni bertahap bisa tuntas.

“Hingga tahun 2023 kami menargetkan Jawa Barat menyelesaikan perbaikan rumah tak layak huni sekitar 100.000 unit,” kata Boy Iman dalam keterangannya, Minggu (7/3).

Untuk Kota Bandung, lanjut Boy Iman, program perbaikan rumah tak layak huni akan menyasar sebanyak 440 unit pada tahun ini dengan anggaran Rp7,7 miliar.

“Insyaallah di Kota Bandung ini Pemkot bisa membantu menangani dengan swadayanya. Beda dengan daerah lain jumlah rumah tak layak huni sampai 2.000 unit,” bebernya.

Menurut Boy, perbaikan rumah tak layak huni yang merupakan bantuan sosial Pemprov Jawa Barat, usulan dari tim yang datang langsung ke Kelurahan maupun Desa.

“Selanjutnya dibuatkan proposal untuk diusulkan, nanti diverifikasi oleh Dinas, dan diusulkan ke Kepala Daerah, kemudian diterima dan diverifikasi oleh kami,” ucapnya.

Lebih lanjut, Boy menambahkan, dalam rehabilitasi rumah yang tidak layak huni menjadi layak tentunya ada beberapa indikator yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kelayakan itu ada tata udara (sirkulasi), tata cahaya, ketersediaan ruang, dan sanitasi, itu dulu yang diutamakan rehab-rehabnya untuk rumah tak layak huni di Jabar,” katanya. (dila)

Comments

comments