Tewaskan 22 Orang, Begini Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Sumedang

Petugas mengamankan lokasi sekitar kecelakaan bus di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta—Sebuah bus yang mengalami kecelakaan  di Jalan Raya Sumedang-Cibereum, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3) malam, menewaskan 22 orang.

Lokasi kejadian berupa jalan menurun cukup panjang.

Bus Padma Kencana nopol T 7951 TB yang mengalami nahas  itu terperosok ke jurang,  berdekatan dengan jalan tikungan menurun. 

Diduga bus itu melaju dari arah Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga terperosok ke jurang di sebelah kiri jalan.

“Para petugas masih melakukan evakuasi, jumlah korban yang masih ada di bus belum bisa dipastikan,” kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto di lokasi kejadian di Sumedang, Rabu (10/3) malam.

Bus pariwisata dengan warna putih dan abu itu terperosok ke jurang sekitar 20 meter dari jalan. Di bawah jurang tersebut pun ada rumah pemukiman warga.

Lokasi kecelakaan berjarak kurang lebih 85 kilometer dari Kota Bandung atau sekitar dua jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Jalan itu akses penghubung antara Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang. Wado merupakan kecamatan di kawasan selatan Sumedang.

Di malam hari, jalan itu tidak dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU) sehingga petugas yang melakukan evakuasi membutuhkan lampu penerangan khusus.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jawa Barat Supriyono menyebut bus yang mengalami kecelakaan di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berkapasitas 62 penumpang bila terisi penuh.

“Kami hitung 62 itu berdasarkan kursi bus itu terisi penuh,” katanya di lokasi kejadian di Sumedang, Kamis (11/3) dini hari.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan evakuasi kepada jenazah empat korban yang menumpuk di bus tersebut. Sejumlah ambulans pun telah bersiaga di atas jalan raya untuk langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit atau puskesmas.

“Rincian luka ringan 15, luka berat 13 kemudian meninggal dunia 22 dan dalam pencarian (evakuasi) empat orang,” kata dia.

Korban yang selamat dan mengalami luka-luka, kata dia, telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan setempat untuk diberikan penanganan medis.

Sejauh ini, ia memastikan tidak ada warga setempat ataupun pengguna jalan lainnya yang juga menjadi korban atas kecelakaan bus tersebut.

Enggak ada, tadi sudah komunikasi tidak ada yang terdampak dari kecelakaan tersebut,” kata dia.

Lokasi kecelakaan merupakan jalan menurun panjang dengan bahu jalan yang berdekatan dengan jurang. Bus itu terperosok dengan keadaan terbalik dalam kondisi rusak. (mad)

Comments

comments