IPW Minta Kapolda Baru Sumut Serius Babat Mafia di Madina

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta—Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru, Irjen Panca Putra Simanjuntak serius memberantas mafia di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

”Di Madina ada tiga masalah besar akibat ulah mafia berkuasa penuh, yakni kerusakan parah akibat tambang emas liar di Batang Natal, meluasnya hutan ganja di Panyabungan Timur, dan ulah Mafia BBM kerap membuat hilangnya solar dari Madina,” kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/3).

Neta menjelaskan, akibat ulah mafia, alam dan lingkungan Kabupaten Mandailing Natal banyak yang mengalami kerusakan sehingga merugikan masyarakat.

”Selama ini ketiga masalah itu terbiarkan dan membuat masyarakat resah, sementara para mafia semakin semena mena menghancurkan bumi Madina. Banyaknya tokoh penting Madina di ibukota Jakarta seakan tak berdaya mengatasi masalah di tanah kelahirannya itu,” ujarnya.

Soal BBM misalnya, jelas Neta, ada segelintir orang yang berkuasa sehingga seenaknya menghabiskan stok bahan bakar minyak untuk dipasok ke tambang ilegal sehingga membikin masyarakat kesusahan mencari BBM.

”Ada tiga orang yang “berkuasa” yang kerap membuat solar hilang dari pasaran, akibat mereka jual ke tambang tambang ilegal. Selama ini Polres Madina maupun Polda Sumut tak berdaya menghadapi aksi ketiga mafia,” pungkasnya.

Dalam kasus hutan ganja di Penyabungan Timur, ucap Neta, luasnya saat ini diprediksi mencapai 20 hektar yang semula hanya tujuh hektar serta diedarkan sampai ke pulau Jawa.

”Ganja ini tak hanya dijual untuk merusak generasi muda Madina, tapi pasarnya sudah merambah ke Pulau Jawa dan bersaing dengan Ganja Aceh,” kata Mantan Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta itu. (mmu)

Comments

comments