Arteria Dahlan Minta Wamenkumham Cabut Pernyataan Hukuman Mati Layak untuk Edhy

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3-2-2021). Foto:Antara/ Indrianto Eko Suwarso

Acuantoday.com, Jakarta―Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan meminta Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej memperbaiki pernyataannya tentang hukuman mati bagi
eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Serikat Pengacara Indonesia itu menjelaskan, tidak ada kemauan dari Politikus PDIP yang juga mantan Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara untuk berbuat korupsi di tengah pandemi Covid-19.

”Kalau dihukum mati itu sakit sekali, saya yakin keluarga kita yang di dalam sana yang kena masalah hukum tidak ingin melakukan itu di tengah pandemi Covid-19,” kata Arteria saat rapat bersama Kementerian Hukum dan HAM di Komisi III DPR RI, Rabu (17/3).

Menurut Mantan Ketua Bidang Hukum & Advokasi DPP Taruna Merah Putih itu, kinerja Kementerian Hukum dan HAM di bawah kepemimpinan Yasonna Laoly sudah bagus dan nyaris tanpa cela, hanya saja antara menteri dan wakilnya harus akur.

”Pak Wamen harus lurus sejajar dengan Pak Menteri. Saya dulu di politik juga belajar bagaimana harus lurus dengan pimpinan,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang itu menilai, kinerja Edward sudah bagus karena kinerjanya cekatan dan sangat membantu kerja Menteri Yasonna.

Ia pun mendoakan agar ke depan Edward jadi orang besar dan tokoh yang sukses.

”Semoga makin hari makin bagus dan jadi tokoh besar di kemudian hari untuk Pak Wakil Menteri,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments