Dalami Aliran Dana Bansos, KPK Panggil 4 Vendor Pemasok Sembako

Dokumentasi - Bantuan sosial (bansos) penanganan pandemi Covid-19 dari pemerintah yang disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI.(Foto : Istimewa)

Acuantoday.com, Jakarta―Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang memeriksa sejumlah vendor yang menjadi pemasok barang sembako dalam proyek Kementerian Sosial RI.

“KPK mendalami terkait dengan perusahaan dari para saksi yang menjadi vendor dalam pelaksanaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI. Serta dugaan aliran sejumlah uang kepada tersangka JPB (Juliari Peter Batubara) melalui tersangka MJS (Matheus Joko Santoso,” kata Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/3).

Ali menerangkan, 4 pihak swasta yang diduga memberikan suap kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara, yakni Direktur PT. Riskaindo Jaya, Jonni Sitohang, PT. Dharma Lantara Jaya, Kunto; pihak PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), Joyce Josephine dan PT. Afira Indah Megatama, Raka.

Sedangkan, ada satu pihak lagi yang tidak hadir, yaitu dari PT. Asricitra Pratama bernama Moto, sehingga penyidik bakal memanggil ulang guna menjalani pemeriksaan.

“Tidak hadir dan dilakukan penjadwalan ulang,” ujarnya.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan Politikus PDIP yang juga mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara (JPB) sebagai tersangka penerima suap. Dia diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa berupa bansos dalam penanganan pandemi Covid-19. (mmu)

Comments

comments