Wisata Religi Mampu Pulihkan Kunjungan ke Borobudur

Sejumlah biksu dan umat Budda berbaris meninggalkan Candi Borobudur usai melakukan pradaksina. /Foto: Antara

Acuantoday.com, Magelang―Wisata religi dinilai bisa membantu pemulihan pariwisata di Candi Borobudur dan sekitarnya saat kunjungan wisatawan lesu di tengah pandemi Covid-19.

Wakil Presiden Association Buddhist Tour Operators (ABTO) Effendi Hansen dalam siaran pers yang dikutip di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (19/3), mengatakan, wisata religi bisa ikut menyegarkan kembali pangsa pasar yang turun di kala pandemi.

Ia menyampaikan hal tersebut usai mengikuti ritual doa bersama 25 biksu perwakilan dari berbagai sangha Buddha di pelataran Candi Borobudur.

Ritual doa bersama diawali dengan melantunkan pujian Parita Suci. Selanjutnya dengan berbaris mereka melakukan pradaksina atau mengelilingi candi searah jarum jam sebanyak tiga kali putaran.

“Sektor ekonomi yang terpuruk dalam masa pandemi ini, salah satunya sektor turisme. Buddhis di Asia ada 40 persen, semoga giat wisata religi Borobudur dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara,” katanya.

Candi Borobudur ditetapkan sebagai warisan situs budaya dunia oleh UNESCO. Keberadaan situs budaya bercorak Buddha ini tidak hanya menarik wisatawan yang ingin berlibur dan menikmati keindahannya, namun juga sebagai situs wisata religi dengan nilai-nilai spiritual dari relief yang terpatri di dalamnya. (mad)

Comments

comments