51 Koruptor di Lapas Sukamiskin Positif COVID-19

Kepala Lapas Sukamiskin Asep Sutandar./Foto:Antara/Bagus Ahmad Rizaldi.

Acuantoday.com, Bandung  – Sebanyak 51 orang narapidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung, positif COVID-19, berdasarkan tes usap yang dilakukan pada pekan lalu.

“Selain itu, tiga untuk petugas juga terppar virus corona” kata Kepala Lapas Sukamiskin, Asep Sutandar, Senin (8/2).

Menurut Asep, mereka telah dilakukan isolasi mandiri di sel tahanannya masing-masing. Karena, kata Asep, satu sel untuk satu tahanan bagi terpidana korupsi.

“Untuk itu kami tetap memperlakukan mereka (para narapidana) untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik di dalam,” katanya.

Menurut dia, adanya puluhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Lapas Sukamiskin itu bukan karena adanya penularan dari narapidana yang baru dimasukkan.

Karena, kata dia, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk eksekusi narapidana ke Lapas Sukamiskin di masa pandemi COVID-19, mulai dari menunjukkan hasil tes usap dan dilakukan isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari.

Ia belum bisa memastikan penularan COVID-19 di tahanan koruptor itu berasal dari mana. Karena, menurutnya, pelacakan tidak mudah untuk dilakukan.

“Kami tidak bisa menyampaikan dari mananya, harus tracing akurat,” kata Asep.

Selain itu, ia pun memastikan para narapidana yang terkonfirmasi COVID-19 itu tidak keluar dari Lapas Sukamiskin. Sebagian besar narapidana yang positif itu pun, menurutnya, tidak merasakan gejala apapun.

“Tapi kami juga melakukan pelayanan kepada yang diisolasi, kami dengan satgas di sini memberikan obat-obatan dan makanan,” kata dia.

Sebelumnya pada Kamis (4/1), Lapas Sukamiskin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jawa Barat menggelar tes usap COVID-19 kepada ratusan narapidana.

Tes usap itu dilakukan untuk menindaklanjuti  adanya enam narapidana yang positif COVID-19. (Budi/Antara)

 

Comments

comments