52 Napi LP Sukamiskin Positif Covid, Kemenkumham Dinilai Belum Maksimal Disiplin Prokes

Ilustrasi - narapidana dikurung dalam penjara. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyayangkan sikap Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang lemah dan tidak maksimal dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) di lemabga pemasyarakatan (LP), hingga mengakibatkan 52 narapidana di Lapas Sukamiskin dinyatakan positif Covid-19.

“52 orang positif dalam satu lapas bukan angka yang sedikit, sangat disayangkan hal seperti itu dapat terjadi. Ini membuktikan bahwa Kemenkumham lengah dan belum maksimal serta tidak preventif dalam menekan penyebaran Covid-19 di dalam lapas,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/2).

Menurut Sahroni, Kemenkumham harus lebih sigap dalam menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, Kemenkumham segera merevisi prosedur dan kebijakan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Lapas Sukamiskin.

“Kemenkumhamm harus segera memperbaiki prosedur dan peraturannya mengenai protokol kesehatan Covid-19 di Lapas, termasuk juga di Sukamiskin,” ucapnya.

Politisi Partai NasDem itu melanjutkan, meski penghuni Lapas adalah seorang narapidana, namun para napi memiliki hak untuk mendapatkan Perlindungan dari Covid-19. Untuk itu, Kemenkumham harus memastikan hak dan keselamatan mereka.

Olehnya itu, politisi asal Tanjung Priuk, Jakarta Utara ini berharap, kasus 52 narapidana di Lapas Sukamiskin tidak terjadi di Lapas-Lapas lain di Indonesia. “penegak hukum punya kewajiban untuk menghargai harkat dan derajat manusia,” tutupnya. (rht)

Comments

comments