Kamis Pagi Masih Menggenang, Penumpang KA di Tawang Masih Dialihkan ke Poncol

Kondisi Stasiun Tawang yang tergenang air akibat curah hujan tinggi di Kota Semarang. Foto/Acuantoday.com (Humas Daop 4)

Acuantoday.com, Semarang―Genangan air di Stasiun Semarang Tawang pada Kamis (25/2) pagi mulai surut, setelah sejak Selasa lalu kembali banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Pada Rabu (24/2) malam kemarin, ketinggian air banjir masih mencapai sekitar 15 cm dan masuk hingga halaman stasiun.
Hal ini menyebabkan pelayanan di Stasiun Tawang masih dialihkan ke Stasiun Poncol yang kondisinya lebih memungkinkan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan bahwa perkembangan kondisi air banjir di Stasiun Semarang Tawang pagi ini mulai surut.

Namun, titik banjir masih terlihat di sekitar akses pintu masuk stasiun. Selain itu, beberapa instalasi juga tengah dikerjakan oleh petugas DAOP 4 Semarang supaya kembali bisa digunakan secara normal.

“Untuk perjalanan KA masih dari Stasiun Poncol, karena masih ada perbaikan instalasi dan dari bawah lantai masih mengeluarkan air,” ujar Krisbiyantoro, Kamis (25/2).
“Dengan kondisi saat ini, Stasiun Tawang masih belum bisa digunakan untuk pelayanan penumpang. Kami PT KAI Daop 4 Semarang memohon maaf yang sebesar-besarnya karena pelayanan untuk naik turun penumpang dan pelayanan GeNose sementara waktu dialihkan ke Stasiun Poncol,” lanjutnya.

Pada Rabu kemarin, kondisi emplasemen Stasiun Tawang di jalur satu sampai dengan tujuh sudah terlihat jalur relnya sehingga bisa digunakan untuk operasional perjalanan KA.

Namun, tidak semua lokomotif bisa melintas dan harus menggunakan khusus yakni lokomotif hidrolik untuk menyesuaikan dengan ketinggian air.

“Hanya saja masih menggunakan bantuan lokomotif hidrolik yang harus melewati banjiran dengan ketinggian 14 cm – 23 cm pada titik km 1+100 sampai dengan 1+600,” jelas Krisbiyantoro.

Terkait dampak perjalanan kereta api, Krisbiyantoro menerangkan bahwa perjalanan KA jarak jauh tetap jalan seperti KA Argo Anggrek, Maharani, Dharmawangsa dan Jayabaya.

Akan tetapi, KA lokal seperti Kedungsepur dari Semarang tujuan Ngrombo pada Rabu (24/2) kemarin dibatalkan.
“Upaya dari PT KAI Daop 4 Semarang khususnya Stasiun Tawang, telah mengoperasikan pompa air utama yang berada di depan halaman parkir Tawang sejumlah empat unit,” katanya.

Menurutnya, pompa air peron sebanyak lima unit membantu menyedot air dari peron dan dibuang ke arah emplasemen.

“Semoga cuaca juga mendukung untuk mempercepat penanganan masalah banjir di Stasiun Tawang dan tentunya kami juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga lingkungan disekitar jalur KA,” pungkasnya. (alvin)

Comments

comments