Aksi Koboi di Jakbar karena Lemahnya Disiplin Anggota TNI dan Polri

Anggota Komisi I DPR RI, Tb Hasanuddin./Foto: dpr.go.id

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menilai, aksi koboi yang dilakukan oleh oknum anggota polisi dengan inisial Bripka CS yang menewaskan seorang anggota TNI dan 2 warga sipil di kafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat adalah kesalahan mereka yang telah melanggar aturan institusi masing-masing.

“Menurut hemat saya, keduanya menyalahi aturan dan ketentuan yang berlaku, baik anggota polisi maupun anggota TNI-nya,” kata Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (25/2).

Meski begitu, Politisi PDIP ini mengutuk keras aksi oknum polisi yang mabuk sehingga menembak sejumlah orang hingga tewas. Namun, ia juga menyayangkan sikap anggota TNI yang berada di dalam sebuah bar pada malam hari.

“Di satu sisi, anggota polisi pemegang senjata dinas dalam keadaan mabuk menembak membabi buta merupakan perbuatan yang biadab. Tapi anggota TNI juga ngapain ada di situ malam-malam, di bar? Ini juga sangat disayangkan,” ujar mantan Sekretaria Militer (Semil) Presiden ini.

Dikatakan TB Hasanuddin, persoalan kedisiplinan dalam institusi TNI dan Polri masih perlu dibenahi. Secara khusus, ia menyarankan agar penggunaan senjata api (Senpi) dapat diawasi secara ketat.

“Saya menyarankan masih ada persoalan disiplin yang masih perlu di benahi. Penggunaan senpi harus diawasi dengan ketat dan harus lulus tes psikologis, dilengkapi dengan surat tugas sesuai penugasan,” jelasnya.

“Secara umum, baik TNI maupun Polri harus mulai membenahi disiplin anggotanya masing-masing,” sambungnya.

Lebih jauh TB Hasanuddin, dirinya menyayangkan adanya anggota TNI yang juga berprofesi menjadi pengawal di sebuah kafe atau tempat hiburan yang tidak dapat dibenarkan berdasarkan aturan.

“Kemudian anggota TNI juga seharusnya tak dibenarkan menjadi pengawal atau pengaman di bar-bar, tempat hiburan. Ini perlu pengawasan dan patroli rutin dari unsur Garnisun setempat,” jelasnya.

Sebelumnya, tiga orang tewas dalam penembakan yang dilakukan seorang oknum polisi di Cengkareng, Jakarta Barat. Oknum polisi yang menjadi pelaku penembakan telah ditetapkan sebagai tersangka. (rht)

Comments

comments