Aktor Dwi Sasono Dituntut Sembilan Bulan Penjara Rehabilitasi

Sidang telekonferensi pembacaan tuntutan kasus tindak pidana penyalahguna narkotika atas terdakwa Dwi Sasono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020)/Antara

Acuanatoday.com, Jakarta — Aktor peran Dwi Sasono dituntut sembilan bulan pidana penjara dengan ketentuan wajib menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur.

“Terdakwa Dwi Sasono erbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tidak pidana narkotika yaitu sebagai penyalahguna narkotika golongan satu bagi diri sendiri sebagai mana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Donny M Sani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/9).

Hal yang memberatkan terdakwa, menurut JPU, yaitu tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

Sedangkan hal yang meringankan, Dwi Sasono koperatif dalam persidangan, menyesali perbuatan dan berjanji tidak akan mengulanginya, serta belum pernah dihukum sebelumnya.

Berdasarkan fakta-fakta yang terbukti di persidangan JPU meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut untuk memutuskan.

JPU juga minta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dwi Sasono dengan pidana penjara selama sembilan bulan, dikurangi masa penahanan sementara yang telah dijalani, dengan ketentuan masa pengobatan atau perawatan yang sudah dijalani terdakwa diperhitungkan sebagai masa menjalani hukuman.

“Dan terdakwa menjalani sisa pemidanaan tersebut dengan melakukan pengobatan atau rehabilitas di RSKO Jakarta Timur,” kata Donny.

Dwi Sasono melalui penasehat hukumnya menyatakan akan mengajukan pledoi (keberatan) atas tuntutan yang diajukan oleh JPU.

“Setelah kami mendengar tuntutan yang disampaikan menurut kami ada beberapa kekurangan maka kami akan mengajukan pledoi,” kata M Aris Marasabessy.

Majelis hakim lalu memberikan waktu satu minggu untuk penasehat hukum Dwi Sasono menyiapkan nota keberatannya. Sidang berikutnya akan digelar  Rabu (30/9).

Sebelumnya, JPU telah mendakwa Dwi Sasono dengan dua pasal alternatif, yakni Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Nakotika atau kedua didakwa dengan Pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-Undang Narkotika.
Tor 40
Polisi menangkan aktor 40 tahun itu di rumahnya di kawasan Pondok Labu pada 26 Mei 2020. Barang bukti yang disita berupa ganja dengan berat kurang lebih 16 gram.

Kepada penyidik, Dwi Sasono mengaku mengonsumsi ganja sejak lulus dari SMA.
Ia telah menjalani penahanan dengan rehabilitasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur sejak Selasa, 9 Juni 2020. (Rona/Antara)

Comments

comments