Alasan Demokrat Mengharuskan KLB Disetujui SBY

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, gerakan Kongres Luar Biasa (KLB) oleh beberapa kader Partai Demokrat sudah diantisipasi sejak lama, hingga dalam AD/ART Partai Demokrat mengharuskan KLB disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Demokrat belajar sejarah kepartaian Indonesia bagaimana partai bisa direbut paksa/dijual. Konsep majelis tinggi ‘kunci’ agar cara brutal pengambilalihan bisa dicegah,” kata Andi Arief dalam cuitannya di twitter yang dikutip Acuantoday.com, Kamis (4/3).

Dijelaskan Andi Arief, posisi Majelis Tinggi Partai adalah untuk menjaga ideologi partai, dan sekaligus sebagai benteng saat ada gerakan kudeta atau sejenisnya oleh orang-orang dalam partai.

“Majelis tinggi jadi penjaga ideologi sekaligus kontinuitas partai. Niat Jhoni Allen dan lain-lain sudah kita antisipasi lama,” sebut Andi Arief.

Diketahui, Partai Demokrat telah memecat lima kadernya karena terlibat dalam gerakan kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono dari posisi Ketua Umum.

Salah satu dari kader yang dipecat adalah Jhoni Allen Marbun yang diketahui bersekongkol dengan Nazaruddin dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko untuk lakukan kudeta dengan cara KLB. (rht)

Comments

comments