Anggota Komisi IX DPR Ketut Kariyasa Adnyana: Pemerintah Serius Tangani COVID 19 di Bali

Anggota Komisi IX DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana(paling kanan) menyerahkan bantuan Pemerintah Pusat untuk sejumlah rumah sakit di Bali, Kamis (24/9). Foto:istimewa

Acuantoday.com, Denpasar – Penanganan COVID -19 di Bali mendapat perhatian serius pemerintah karena perekonomian Bali, yang bertumpu pada pariwista, paling parah terdampak pandemi virus corona.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana, menyampaikan hal itu dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan untuk sejumlah rumah sakit di Bali, di RS Sanglah Denpasar, Kamis (24/9).

Kariyasa menuturkan, dampak wabah COVID -19 terutama di Bali amat dahsyat.

Sampai sekarang pariwisata Bali masih terpuruk dan pertumbuhan ekonomi Bali minus 11 persen.

“Karena di sektor pariwisata, masalah kesehatan itu yang utama,” ujarnya.

Karenanya, pemerintah berupaya keras menangani COVID-19. Kariyasa mengaku melakukan pendekatan ke mitra Komisi IX, termasuk Kementerian Kesehatan, terkait penanganan COVID-19 di Bali.

“Kami ingin penanganan COVID19 di Bali sesuai standar WHO,” katanya.

Guna mengoptimalkan penaganan COVID 19 di Bali, Kariyasa menyerahkan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk sejumlah rumah sakit. Secara simbolis penyerahan bantaun dilakukan di Rumah Sakit Sanglah Denpasar. Hadir mewakili Menteri Kesehatan dalam acara itu, Tenaga Ahli Menkes, Andi.

Bantuan yang diserahkan berupa enam unit oxygen concentrator untuk RS Sanglah, RS Unud dan RSUD Tabanan serta 10 ribu alat pelindung diri (APD) untuk delapan rumah sakit yakni RSU Sanglah, RS Unud, RSUD Tabanan, RS AD Udayana, RS Bhayangkara, RSU Wangaya, RS Bali Mandara dan RS Mangusada.

Kariyasa Adnyana mengajak semua pihak fokus dan serius mengatasi virus corona. “Mari kita bersatu, bersama – sama bagaimana COVID19 di Bali bisa dikendalikan,” katanya.

Direktur Rumah Sakit Sanglah, Wayan Sudana, mengatakan bantuan dari pemerintah pusat merupakan perwujudan keseriusan penanganan COVID 19 di Bali.  “Terimaksih atas bantuan yang diberikan,” ujarnya. (Rina)

 

Comments

comments