Anggota Komisi IX DPR Sentil Menkes Budi Main HP saat Rapat

Rapat Kerja Menteri Kesehatan RI,Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (17/3/2021). Rapat antara lain membahas peningkatan kualitas pelayanan kesehatan JKN di masa pandemi.(Foto : Rahmad/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dewi Asmara menyentil Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang sibuk main handphone (HP) saat pembahasan masalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).

“Semua ada stakeholder terkait, meski ini diajukan ke pihak BPJS tapi yang lain juga harus jawab, jangan sibuk dengan tugas pribadi, Dirut BPJS jawab yang lain sibuk dan Menkes sendiri main HP,” sentil Dewi Asmara dalam ruang rapat bersama Kementerian Kesehatan, BPJS dan Komisi IX DPR RI, Rabu (17/3).

Politisi Partai Golkar ini meminta pihak BPJS dan Kementerian Kesehatan tidak menutup mata soal kasus yang menimpa masyarakat bawah di daerah, yang harus berhadapan dengan pihak RSUD karena tidak tercaver BPJS dan tidak membayar iuran BPJS.

“Ada orang yang gadai surat rumah (sertifikat) dan BPKB mobil digadai untuk biaya rumah sakit yang tidak dicaver BPJS,” ucapnya.

Parahnya lagi, kata Dewi Asmara, banyak RSUD yang sering memainkan anggaran Covid-19 dengan memaksa orang untuk mengaku positif Covid-19, dan akan diberikan dana bantuan sebesar Rp 15 juta. Hal ini, berpotensi menyalahgunakan anggaran Covid-19.

“Perlu ada pengawasan dari pusat ke RSUD terkait anggaram Covid-19, karena masyarakat sering dipaksakan untuk jadi pasien Covid-19 agar dapat dana Rp 15 juta, ini harus dilihat pak,” jelasnya. (rht)

Comments

comments