Anggota Polri Pelaku LGBT akan Disanksi Tegas

Ilsutrasi - Seorang komandan pasukan sedang memeriksa jajaran Anggota Polri dalam sebuah apel upacara./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Polri akan menindak tegas apabila mendapati anggotanya terbukti tergabung dalam kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, tindakan tegas tersebut berlaku sebgaimana aturan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri sebgaimana Pasal 12 huruf c yang menyebut, setiap anggota Polri wajib mentaati dan menghormati norma kesusilaan, norma agama, nilai-nilai kearifan lokal dan norma hukum.

“Kalau terjadi hal tersebut tentunya Polri akan tindak tegas karena memang sudah ada aturan hukumnya bagi yang melanggar tentunya sanksi kode etik sudah menunggu,” kata Awi saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jumat (16/10/2020).

Awi menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait ada atau tidaknya anggota Polri yang tergabung dalam kelompok LGBT. Karena itu, pihaknya akan terlebih dahulu menunggu perkembangan dari Divisi Propam Polri.

Sebelumnya, isu soal adanya kelompok LGBT di institusi TNI-Polri diungkapkan oleh Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan.

Hal itu pun terbukti dari hasil Pengadilan Militer II-10 Semarang yang memecat Praka PW sebagai prajurit TNI Angkatan Darat (AD), lantaran terbukti melakukan hubungan sesama jenis atau homoseksual.

Terkait, isu LGBT di tubuh Polri, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, sebelumnya menyebut ada salah seorang perwira tinggi Polri yang bertugas di Deputi SDM Polri atas inisial Brigjen E, yang sempat ditahan Propam Polri pada masa awal kepemimpinan Kapolri Idham Azis.

Selain Brigjen E, Neta juga menyebut pada periode yang sama, terdapat belasan polisi yang ditahan Propam, lantaran terbukti melakukan tindakan LGBT.(rwo)

Comments

comments