Anggota TNI Dikeroyok Anak Moge, Polisi Tangkap 4 Orang

Ilustrasi - Romongan Motor Gede. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Polisi kembali menangkap dua terduga pelaku dalam kasus pengeroyokan personel TNI oleh rombongan moge Harley Davidson RHS (48) dan NJA (26), setelah sebelumnya menangkap dua terduga pelaku lain MS (49) serta B (18).

Mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap dua anggota intel Kodim 0304/Agam, Serda Mistari dan Serda M Yusuf saat kesemuanya berpapasan di Jalan Prof Hamka, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat (30/10).

“Kedua tersangka sekarang sudah ditahan di Rutan Polres Bukittinggi, sehingga total tersangka adalah empat orang,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Minggu (1/11).

Bayu menerangkan RHS ditangkap karena diduga tiga kali memukul Mistari, hal ini berdasarkan pengakuan rekannya di lokasi dan diperkuat dengan tayangan rekaman kamera pengawas dari toko di tempat kejadian perkara. Setali tiga uang, kawannya, NJA, pun diduga memukuli dua anggota TNI itu.

Peristiwa ini sendiri bermula ketika rombongan moge asal Bandung, Jawa Barat, itu melintas di Jalan Prof Hamka, sekira pukul 17 sore. Saat itu, beberapa pengendara moge ada yang tertinggal rombongan. Mereka lantas tancap gas dan menyalip motor yang dikendarai kedua korban dengan cara arogan.

“Saat rombongan moge mendahului Yusuf, mengesankan kurang sopan karena bermain gas di luar batas wajar. Sehingga dua anggota TNI menepi hingga keluar bahu jalan,” terang Bayu.

Merasa dilecehkan, dua anggota TNI kemudian mengejar rombongan hingga Simpang Tarik dan memotong jalan seorang pengendara itu hingga berhenti.

Adu mulut di antara mereka pun tak terelakkan, sebelum akhirnya sebagian dari kelompok itu mengeroyok Mistari dan Yusuf.

Dalam perkara ini polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan di depan umum dengan ancaman 5 tahun penjara.(rwo)

Comments

comments