Angka Kesembuhan Covid 19 Banda Aceh di Atas Persentase Dunia

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman (ANTARA/M Haris SA)

Acuantoday.com— Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengklaim angka kesembuhan kasus Covid 19 di Ibukota Provinsi Aceh itu di atas rata-rata persentase dunia. “Angka kesembuhan pasien positif Covid 19 di Banda Aceh secara persentase masih di atas rata-rata dunia,” kata Aminullah di Banda Aceh, Minggu.

Aminullah mengatakan, berdasarkan laman Worldometers pada Sabtu (17/10) total angka Covid 19 saat ini sebanyak 39,5 juta kasus.

Dari angka tersebut, 1,1 juta kasus kematian dan 29,6 juta pasien (74,9 persen) telah dinyatakan sembuh. Sedangkan jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 8,8 juta, diantaranya 8,7 juta dengan kondisi ringan dan 71.319 kritis.

Untuk Aceh, kata Aminullah, berdasarkan data Dinas Kesehatan Aceh jumlah kasus Covid 19 hingga 16 Oktober 2020 sebanyak 6.252 kasus, kesembuhan 4.146 kasus (66,3 persen), meninggal 226 jiwa (3,6 persen).

Sementara di Banda Aceh, lanjut Aminullah, sampai dengan 17 Oktober 2020, terkonfirmasi positif sebanyak 1.839 kasus, diantaranya 1.403 orang sembuh (76,3 persen), meninggal dunia 64 jiwa (3,5 persen), dan total pasien dalam masa perawatan 372 orang.

Meskipun kasus akumulasi pasien yang terinfeksi ini belum menunjukkan grafik menurun, tetapi jumlah pasien sembuh juga terus bertambah. “Dari hal ini kita bisa mengklaim bahwa Banda Aceh berhasil dari segi penanganannya. Namun tidak sampai di situ, kita masih harus mengejar angka nasional,” ujarnya.

Aminullah meminta kepada seluruh yang terlibat dalam tim siaga Covid 19 Banda Aceh untuk lebih gencar melakukan razia protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Dalam hal ini kita juga meminta seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dalam pencegahan penyebaran dan memutus rantai virus corona di Banda Aceh,” kata pria yang akrab disapa Bang Carlos itu.

Dalam mendukung upaya pemerintah, Aminullah berharap warga terus disiplin menggunakan masker setiap beraktivitas, menahan diri sementara waktu untuk tidak membuat keramaian atau berkumpul seperti di warung kopi, cafe atau semacamnya.

“Dengan demikian, Banda Aceh bisa mendapat penilaian plus dari pusat sehingga bisa dikategorikan ke dalam zona hijau akhir bulan Oktober ini,” ujarnya.***nin

Comments

comments