Anies Pastikan Pemerintahan DKI Tetap Berjalan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan./Foto: tangkapan layar Youtube.com

Acuantoday.com, Jakarta–Pasca dinyatakan positif Covid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan,  proses pemerintahan di DKI Jakarta akan tetap berjalan. 

Ia mengatakan bakal terus menjalankan pemerintahan secara virtual, karena unit kantor gubernur telah ditutup, begitu juga dengan kantor wakil gubernur, yang sebelumnya telah dinyatakan tutup karena Wagub DKI Riza Patria terkonfirmasi Covid.

“Ini (unit kantor gubernur dan wagub) terpisah dari kantor gedung utama, Balai Kota. Gedung Utama tempat seluruh kantor staf berada untuk kerja. Gedung Utama Utama tetap beroperasi dengan protokol yang ketat, supaya proses pemerintahan tetap berjalan dengan baik,” tegas Anies, seperti dalam video pernyataannya di twitter, yang dikutip Acuantoday.com, Selasa (1/12).

Dalam video itu, Anies mengakui tetap menjalankan tugas seperti biasa, secara virtual dari rumah dinasnya, selama menjalani isolasi mandiri. 

“Memimpin rapat-rapat, secara virtual, dan memang sejak bulan Maert yang lalu, kita sudah terbiasa, bekerja secara virtual, dan insyaallah tidak ada gangguan dalam proses pengambilan keputusan,” tegasnya. 

Anies lebih lanjut meminta semua orang yang berinteraksi dengan dirinya dalam beberapa hari terakhir, bisa langsung melakukan langkah yang dibutuhkan seperti isolasi mandiri, atau tes usap PCR.

“bagi siapa pun yang pernah bertemu saya dalam beberapa hari ini silahkan langsung hubungi Puskesma terdekat, untuk menjalani tes usap,” tegas Anies.

Selanjutnya, kata dia, dan tim penelusuran dari Dinkes DKI Jakarta juga akan mendata, dicatat dihubungi, terutama yang melakukan kontak erat. 

“Seluruh prosedur terkait akan dijalankan,” tegasnya. 

Tak lupa Anies mengingatkan kepada seluruh warga Jakarta bahwa Covid masih ada dan bisa menghampiri siapa saja.

Anies mengajak untuk tetap disiplin melakukan protokol kesehatan secara ketat, menggunakan masker, cuci tangan secara rutin dan menjaga jarak.

“Ikhtiar itu harus dilakukan, untuk kita sama-sama menjaga, dari risiko penularan,” kata dia. (mad/rht)

Comments

comments