Antisipasi Penjarahan, Distribusi Bantuan Pengungsi Korban Gempa Mamuju-Majene Dikawal Ketat Polisi

Bantuan untuk korban gempa Majene, Sulawesi Barat/Foto: BNPB

Acuantoday.com, Jakarta – Mabes Polri menegaskan proses penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak gempa Mamuju-Majene, Sulawesi Barat, dikawal oleh aparat kepolisian. Pengawalan ditujukan guna mengantisipasi adanya penjarahan.

“Kapolda Sulawesi Barat telah memerintahkan Polres Polman, Polres Majene, Polres Pasang Kayu dan Polres Mamuju Tengah untuk aktif dalam mengamankan dan mengawal pendistribusian bantuan logistik,” ucap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Bareskrim, Senin (18/1).

Penjarahan yang dimaksud merujuk pada beberapa peristiwa, salah satunya yang dialami tim Muhammadiyah Disaster Management Center Makassar, di perbatasan Kabupaten Majene-Kota Mamuju, yang dalam perjalanannya dihadang oleh sekelompok warga hingga akhirnya bantuan logistik dijarah mereka.

Belakangan diketahui dari klarifikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bahwa mereka yang menjarah merupakan pengungsi yang terdampak bencana gempa bermagnitudo 6,2 skala richter itu.

Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) melaporkan, hingga Minggu (17/1) pukul 20.00 WIB, total korban meninggal akibat gempa sebanyak 81 orang, dengan rincian 70 orang meninggal di Kabupaten Mamuju, dan 11 orang di Kabupaten Majene.

BNPB menyumbangkan dana Rp4 miliar untuk memenuhi kebutuhan pokok warga di lokasi gempa Sulawesi Barat. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala BNPB Doni Monardo saat meninjau lokasi, Sabtu lalu. Masing-masing Rp1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Ditambah, BNPB juga mendistribusikan 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 buah masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA. (rwo)

Comments

comments