Aparat Bubarkan Pengunjung Acara Ritual di Pantai Parangkusumo

Ilustrasi---Acara ritual Malam 1 Sura di Pantai Parangkusumo --foto istimewa

Acuantoday.com Yogyakarta – Aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polres Bantul membubarkan ratusan pengunjung yang sedang mengikuti acara ritual di Cepuri, Pantai Parangkusumo, Senin (18/1/2020) malam.

Pembubarkan pengunjung di lokasi ritual malam Selasa kliwon tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul Yulius Suharta

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul Yulius Suharta mengatakan pembubaran dilakukan sebagai upaya menekan terjadinya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan. Selain itu, pembubaran sebagai langkah penegakan terhadap adanya kebijakan pembatasan.

“Sesuai dengan instruksi bupati No.1/2021, objek wisata wisata harus tutup setelah pukul 18.00 WIB. Untuk itu penertiban harus kami lakukan,” kata Yulius, Selasa (19/1/2021).

Selain melakukan pembubaran kerumunan pengunjung di Cepuri, pihaknya juga menyisir kawasan tempat karaoke di Parangkusumo. Namun, kawasan tempat karaoke tersebut tidak ada aktivitas.

Selain itu, Yulius menilai saat ini masih banyak warga tidak menjalankan protokol kesehatan. Pada operasi yang digelar setiap hari di sejumlah pusat perdagangan dan usaha, Satpol PP selalu menemukan warga tidak menggunakan masker, berkerumun dan tidak menjaga jarak.

“Artinya kesadaran masyarakat juga belum maksimal. Banyak di antara mereka yang menerapkan protokol kesehatan, hanya saat ada petugas dan diawasi petugas. Padahal, penerapan pembatasan dan protokol kesehatan membutuhkan adanya kesadaran bersama,” katanya. (Chaidir)

Comments

comments