AS Berencana Tutup Dua Konsulat di Rusia

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kanan) berbicara dalam konferensi pers di Washington DC, Amerika Serikat, pada 5 Maret 2020. (Xinhua/Liu Jie)

Acuantoday.com— Amerika Serikat (AS) berencana menutup konsulatnya di Vladivostok, Rusia, serta menangguhkan operasional konsulatnya di Yekaterinburg, demikian dikatakan Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (18/12).

“Menteri Luar Negeri, dalam konsultasi mendalam bersama Duta Besar (AS untuk Rusia) John Sullivan, memutuskan untuk menutup Konsulat Jenderal AS di Vladivostok dan menangguhkan operasional Konsulat Jenderal AS di Yekaterinburg,” menurut rilis pers juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Rilis menyebutkan bahwa keputusan itu diambil “untuk mengoptimalkan pekerjaan misi AS di Rusia,” dan tidak ada rencana tindakan terkait dengan konsulat Rusia di AS.

Media AS pada Jumat melaporkan bahwa pihak departemen telah menginformasikan kepada Kongres tentang langkah-langkah yang dimaksudkan dalam pemberitahuan tertanggal 10 Desember, yang menyebutkan pihaknya “bermaksud untuk mengambil langkah-langkah ini sebagai tanggapan atas sejumlah masalah kepegawaian yang sedang berlangsung untuk Misi AS di Rusia menyusul pembatasan personel yang diberlakukan Rusia pada Misi AS sejak 2017 dan kebuntuan AS dengan Rusia terkait masalah visa diplomatik.”

Pemberitahuan Kongres mengatakan bahwa 10 diplomat AS yang ditugaskan ke kedua konsulat itu akan dipindahkan ke kedutaan besar di Moskow.

Departemen Luar Negeri AS telah menghentikan sementara operasional konsulatnya di Vladivostok, Timur Jauh. Mereka juga mengurangi layanan di Yekaterinburg di timur Pegunungan Ural sejak Maret sebagai respons terkait pandemi Covid 19.

Langkah-langkah ini dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara Washington dan Moskow atas berbagai masalah seperti keamanan siber, kontrol senjata, dan sejumlah masalah regional lainnya. ***dian/xinhua/ant

Comments

comments