Asa Kelanjutan Megaproyek Hambalang

Megaproyek pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Nasional (P3SON) di Desa Hambalang, Kecamatan Citeurep, Bogor, Jawa Barat. (Foto : Rahmat/Amel/Acuantoday.com)

Keinginan Presiden Joko Widodo melanjutkan kembali pembangunan megaproyek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Nasional (P3SON) di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat mendapat respon positif banyak pihak.

Buktinya, tidak ada kata penolakan sejauh ini terdengar di area publik. Keberatan hanya sebatas permintaan agar megaproyek ini tidak menjadi prioritas utama saat ini, mengingat ada tugas besar yang harus ditangani Presiden Jokowi dan jajaran pemerintahannya yaitu segera mengakhiri pandemi Covid-19.

Pembangunan P3SON terhenti dan hingga kini mangkrak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Deddy Kusdinar selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) P3SON Hambalang sebagai tersangka pertama pada Kamis, 19 Juli 2012.

Usai penetapan Deddy Kusdinar, KPK kembali menetapkan beberapa pejabat dalam kasus P3SON yang salah satunya adalah Anggota DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazarruddin yang terlibat dalam banjakan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 2,5 triliun.

Meski sudah ada beberapa tersangka yang ditahan oleh penegak hukum, namun kasus korupsi P3SON atau Wisma Atlet Hambalang ini kembali diributkan dengan kabar ada keterlibatan pejabat lain di kasus tersebut.

Mega proyek yang empat kali mengalami perubahan anggaran ini masih seksi untuk dibicarakan, karena hal ini dinilai belum kelar alias masih ada calon pelaku korupsi lainnya yang kemudian bisa jadi tersangka ke depan. Diketahui, mega proyek Wisma Atlet ini terhenti pada 2011 lalu pasca penetapan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) P3SON Hambalang Deddy Kusdinar dan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Mazaruddin sebagai tersangka oleh KPK.

Di sisi lain, suara warga Hambalang bisa mewakili asa rakyat Indonesia tentang kebutuhan sebuah pusat olahraga yang dapat menampung atlet berprestasi untuk dibina dan dilatih sehingga menjadi atlet tangguh dan berkualitas.

Meski sudah 10 tahun mangkrak, kelanjutan mega proyek Wisma Atlet ini masih menjadi harapan baru bagi masyarakat RT-05/RW- 02, Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Juga harapan dari banyak rakyat Indonesia tentang mimpi memiliki pusat pelatihan olahraga untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi dan berkualitas.

Comments

comments