Atlet Olimpiade Hongaria dan Serbia Mulai Jalani Vaksinasi

Acuantoday.com, Jakarta―Hongaria dan Serbia memulai vaksinasi Covid-19 terhadap para atlet Olimpiade mereka pada Jumat menjelang Olimpiade Musim Panas Tokyo, mengabaikan ketidaksetujuan Komite Olimpiade Internasional, demikian ungkap pejabat setempat.

Langkah itu dilakukan ketika Eropa menghadapi penundaan pasokan vaksin. Uni Eropa, Kamis (30/1) memperingatkan perusahaan obat kalau mereka akan menggunakan semua cara legal atau bahkan memblokir ekspor kecuali mereka setuju untuk memberikan suntikan seperti yang dijanjikan.

Presiden IOC Thomas Bach mengatakan, Rabu, bahwa organisasi tersebut tidak berpihak pada para atlet yang “melompati antrean” untuk mendapatkan vaksin.

Beberapa atlet Kanada yang akan berlaga di Tokyo mengatakan, menerima vaksin sebelum orang yang lebih membutuhkan akan merusak makna menjadi seorang Olympian.

Inokulasi di Hungaria dan Serbia akan tergantung pada para atlet, kata komite Olimpiade masing-masing.

Komite Olimpiade Hongaria (HOC) mengatakan 868 atlet dipilih untuk inokulasi karena mereka memiliki peluang untuk lolos ke Olimpiade Tokyo, yang ditunda dari 2020 hingga musim panas ini, atau Olimpiade Musim Dingin Beijing yang akan diadakan pada 2022.

Hongaria mempertimbangkan dua faktor, kata HOC, seperti dikutip Reuters

“Salah satunya adalah partisipasi yang aman dalam kualifikasi di luar negeri, yang lainnya adalah hilangnya performa karena beberapa bulan pelatihan yang dilewati karena infeksi.”

Hongaria baru saja menyelesaikan vaksinasi untuk tenaga medis dan mulai menyuntik orang tua. 

Masyarakat umum akan mulai mendapatkan suntikan bulan depan, kata Perdana Menteri Viktor Orban.

Para atlet akan mendapatkan suntikan vaksin Moderna sesuai dengan jadwal kamp pelatihan dan turnamen kualifikasi mereka, kata HOC. (mad)

Comments

comments