Bahaya Suntik Kolagen pada Wajah, Hati-hatilah

Ilustrasi--- sumber gambar bioinformant.com

Acuantoday.com— Mendapatkan kecantikan lewat suntik kolagen  sejak dulu menjadi pilihan utama para wanita yang ingin mengoreksi bagian-bagian di wajah maupun tubuhnya dengan cara cepat. Seperti menghapus kerutan di wajah, mengoreksi bentuk bibir, dll, bisa dilakukan lewat prosedur suntik kolagen.

Sesungguhnya tubuh manusia telah memiliki kolagen sejak lahir. Terdapat pada antara lain tulang, pembuluh darah, kornea mata dan usus. Sekitar 25-30 persen dari semua protein di tubuh dibuat dari kolagen, yang ditemukan pada jaringan konektif seperti tulang rawan dan tendon.

Namun, saat mencapai usia tertentu, tubuh akan berhenti memproduksinya. Faktanya pada usia 25 tahun, tubuh akan mulai kehilangan kolagen sebanyak 1,5 persen setiap tahunnya.  Tak heran kalau banyak yang mencoba berbagai cara untuk menambah kolagen salah satunya  lewat prosedur penyuntikan.

Injeksi kolagen akan mengisi kembali kolagen alami kulit. Selain menghaluskan kerutan, kolagen juga akan mengisi cekungan kulit dan bahkan secara signifikan mengurangi munculnya bekas luka.

Hanya saja para ahli memperingatkan agar berhati-hati menyuntikkan kolagen ke bagian wajah, khususnya pada wilayah sekitar mata karena bisa menyebabkan kebutaan permanen.  Maksud hati ingin menghilangkan kerut, namun yang terjadi adalah kebutaan permanen. Peringatan ini perlu disampaikan karena adanya sejumlah kasus kebutaan permanen akibat melakukan tindakan tersebut.

Menurut dokter, hal ini terjadi kolagen yang disuntikkan merembes ke pembuluh darah yang memblok arteri sekitar mata dan memotong suplai darah di sekitar situ. Dilaporkan, ada seorang pasien penderita stroke yang sekarat setelah melakukan prosedur itu. Demikian dikutip dari dailymail.co.uk

Menurut para ilmuwan Amerika, sebuah penelitian baru menyebutkan prosedur penghilang kerut ini, dapat menyebabkan kebutaan permanen. Meski kasus ini jarang terjadi, namun menjalankan prosedur penghilang kerut dengan menyuntikkan di wilayah dahi, bisa menyebabkan kerusakan permanen pada mata. ***dian

Comments

comments