Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Akan Dievakuasi

Gambar yang diambil dari video memperlihatkan area terdampak banjir menyusul hujan lebat di Port Macquarie, New South Wales, Australia, Sabtu (20/3). Alex McNaught, roving-rye.com photography/via REUTERS

Acuantoday.com, Sydney –  Otoritas Australia hari ini akan  mengevakuasi ribuan orang lagi dari sisia barat Sydney yang dilanda banjir terburuk dalam 60 tahun terakhir.

Hujan tak henti-hentinya selama tiga hari menyebabkan air sungai di negara bagian New South Wales (NSW), terpadat di Australia, meluap.

“Banjir kemungkinan akan lebih tinggi daripada banjir sejak November 1961,” kata layanan darurat NSW dalam akun Twitter Minggu malam.

Pihak berwenang memperkirakan cuaca ekstrem akan berlanjut hingga Rabu lusa.

Air banjir yang bergerak cepat merusak rumah-rumah, menyapu kendaraan dan hewan ternak. Jalan, jembatan, rumah dan peternakan dilaporkan terendam.

Hampir 2.000 orang telah dievakuasi dari daerah dataran rendah, kata layanan darurat NSW.

Biro cuaca Australia memprediksi sebagian besar pantai timur negara itu akan dilanda hujan lebat mulai Senin, karena kombinasi dataran rendah tropis di utara Australia Barat dan di lepas pantai NSW,

 

“Kedua faktor kelembaban ini bergabung dan akan menciptakan hujan dan badai multi-negara mulai Senin,” kata biro cuaca dalam sebuah pernyataan.

Peringatan banjir parah telah dikeluarkan untuk sebagian besar NSW serta negara tetangga Queensland.

“Ini adalah badai dan banjir yang sangat, sangat serius dan sangat parah, dan ini juga merupakan sistem cuaca yang sangat kompleks … jadi ini adalah waktu yang sangat sulit,” kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada stasiun radio 2GB pada Senin.

Sydney pada hari Minggu mencatat hari terbasah dalam setahun dengan curah hujan hampir 111 mm (4,4 inci), sementara beberapa daerah di pantai utara NSW menerima hampir 900 mm hujan dalam enam hari terakhir, lebih dari tiga kali rata-rata bulan Maret, data pemerintah menunjukkan. (Bram/Ant/Reuters)

 

Comments

comments