Bantul akan Bangun Taman Budaya Bertaraf Internasional

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Acuantoday.com, Yogyakarta– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul
akan membangun Taman Budaya Bantul (TBB) bertaraf internasional. Rencananya TBB akan berada di Kamijoro, Sendangsari, Kapanewon (Kecamatan) Pajangan.

Dikatakan, proyek TBB yang dibiayai dana keistimewaan (Danais) itu, menurut Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, proses pembebasan lahan seluas lima hektare untuk TBB telah berjalan. Sebanyak 19 pemilik lahan telah sepakat dan menandatangani kesediaan menjual lahan kepada Pemkab Bantul.

“Total anggaran untuk pembebasan lahan sekitar Rp 25 miliar. Tahun ini, kami juga menargetkan detail enginering detail (DED) selesai,” kata Halim, Senin (22/3/2021).

Dikatakan, setelah DED selesai, pada 2022 akan dimulai konstruksi untuk TBB. Adapun anggaran untuk bangunan TBB dianggarkan senilai Rp130 miliar. “Jadi total anggaran mulai dari pembebasan lahan, DED dan pembangunan konstruksi lebih dari Rp150 miliar,” lanjut Halim.

Dengan anggaran yang cukup besar, menurut Halim, TBB akan menjadi taman budaya berlevel internasional. “Kalau ada pertunjukan pertukaran kebudayaan tidak memalukan,” tandas Halim.

Halim mengatakan TBB akan digunakan sebagai tempat pertukaran kebudayaan, selain menggelar pentas di lokasi tersebut. “Gedung juga harus representatif dan berkelas internasional. Dicerminkan dengan bangunan yang lebih luas dan kelengkapan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Lokasi TBB kelak dekat dengan rencana outer ringroad. Pemkab Bantul juga ingin mengembangkan perekonomian Bantul bagian barat karena daerah barat belum banyak tersentuh.

“Pertimbangan jangka panjang. Kami ingin Bantul sisi barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Diharapkan, taman budaya akan jadi pengungkit aktivitas ekonomi di sekitarnya,” ucap Halim.

Halim menyatakan TBB sangat berbeda dengan Pasar Seni Gabusan yang ada di Kapanewon Sewon tersebut.

“Jelas beda. Ke utara dan ke selatan. Ini juga lebih kuat karena status tanah beli, bukan tanah kas desa seperti yang di Gabusan,” terang Halim.

Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan, pembangunan TBB tidak sepenuhnya menggunakan danais, tapi juga menggunakan APBD Bantul.

“Utamanya untuk penyusunan DED dan masterplan gunakan APBD 2021,” katanya.

Sementara untuk penyusunan DED, Pemkab Bantul akan melibatkan seniman dan budayawan.

Lurah Sendangsari, Pajangan, Durori berharap berdirinya TBB di desanya akan mampu mendorong tumbuhnya perekonomian warga.

“Ini untuk pintu kemajuan Pajangan. Kami akan dukung penuh pembangunannya. Karena ini akan sangat membantu perekonomian warga,” kata Durori. (Chaidir)

Comments

comments