Bantul Bentuk 100 Relawan Covid-19 di Tiap Dusun

Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan membentuk 100 relawan di setiap dusun atau padukuhan.

Pembentukan ini guna memaksimalkan keberadaan relawan di 933 dukuh untuk membantu Babinsa dan Babinkamtibmas dalam upaya mengakselerasi penerapan 3T (tracing, testing, dan treatment).

Menurut Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo, target memiliki 100 relawan di tiap padukuhan adalah sebagai realisasi dari keinginan Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

Saat itu, Sultan berbicara kepada bupati dan wakil bupati Bantul, Gunungkidul dan Sleman sesaat sebelum pelantikan.

“Gubernur ingin agar tiap dusun ada relawan. Ini kami artikan sebagai perintah. Oleh karena itu, kami targetkan ada 100 sukarelawan di tiap dusun,” kata Joko, Selasa (2/3/2021).

Joko mengatakan, para relawan nantinya tidak hanya berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkantibmas, tetapi juga dengan petugas Linmas dan Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat dusun.

“Termasuk melakukan tracing dengan kontak erat pasien Covid-19,” kata Joko.

Joko menyebut Pemkab akan membantu penganggaran. “Harapannya, nantinya relawan padukuhan ini juga mampu diberdayakan untuk menjadi relawan pemakaman pasien juga,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Bantul Ani Widayani yang juga Lurah Sumbermulyo mengatakan di tempatnya telah ada relawan di tingkat padukuhan. Ke depan, relawan itu akan diberdayakan untuk pemakaman pasien positif Covid-19.

“Selama ini untuk pemakaman memang ditangani oleh Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPRB). Ke depan mereka [FPRB] bisa jadi tim asesmen untuk teman-teman relawan,” ucapnya.

Ani mengakui selama ini relawan di tingkat padukuhan menggunakan anggaran swadaya yang berasal dari warga dan mitra.

“Sedangkan untuk FPRB memang ada anggaran dari APBD kalurahan,” ujarnya. (Chaidir)

Comments

comments