Bau Mulut dan 7 Cara Mengatasinya

Ilustrasi--- sumber gambar preferreddentalcaresantarosa.com

Acuantoday.com—- Masalah bau mulut, pasti sudah banyak dibahas di berbagai media. Yang menarik saat ini situasi pandemic Covid 19 dimana setiap orang diwajibkan memakai masker baik itu di luar rumah maupun di dalam rumah. Ternyata penggunaan masker pada mereka yang memiliki masalah bau mulut, bisa  berdampak kurang baik.

“Masker yang menutupi mulut dan hidung membuat kantong udara tertutup, napas yang dihembuskan kita akan masuk kembali termasuk nafas bau yang kita hembuskan akan dihirup oleh hidung,” jelas Gregory Levitin, MD, ahli THT di New York Eye and Ear Infirmary of Mount Sinai di New Kota York, sebagaimana dilansir livestrong.com.

Jika sebelumnya Anda hanya mengalami bau mulut ringan, pemakaian masker bisa memperburuk keadaan.

“Saat Anda memakai masker, Anda cenderung bernapas melalui mulut daripada hidung,” ucap Paul Koshgerian, DMD, MD, seorang ahli bedah mulut dan dokter gigi di Spesialis Bedah Mulut & Implan Gigi San Diego. “Itu bisa menyebabkan penurunan produksi air liur, dan air liur membantu menjaga keseimbangan yang sehat di mulut kita, membersihkan gigi dan membantu melawan bakteri jahat. Ketika keseimbangan itu terganggu, bisa menyebabkan bau mulut,” tambahnya.

Tapi jangan khawatir, ini beberapa cara menangani masalah bau mulut Anda.

1.Perawatan Mulut dan Gigi

Berkat adanya social distancing dan bekerja dari rumah, banyak dari kita jadi kurang peduli pada kebersihan diri. Namun demikian jangan lupa pada perawatan gigi dan mulut Anda. Jika lalai, itu akan mendorong pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut, kata Dr. Koshgerian.

Sikat dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluorida dan bersihkan sela gigi Anda setiap hari dengan benang gigi. Sikat lidah Anda juga untuk menghilangkan bakteri yang menyebabkan bau tak sedap, termasuk bagian belakang lidah, tempat sebagian besar bakteri ini ditemukan.

Obat kumur yang dijual bebas juga dapat membantu, tetapi carilah yang benar-benar mengandung bahan antibakteri seperti cetylpyridinium chloride, seperti Crest Pro-Health Multi-Protection atau Colgate Total Pro-Shield.

2.Periksa Diet Anda

Makanan seperti bawang putih dan bawang merah dapat menyebabkan bau mulut karena— bahkan setelah dicerna— bahan kimia yang menyebabkan baunya diserap ke dalam aliran darah Anda dan dari sana ke paru-paru Anda, di mana itu dihembuskan, menurut American Dental Association.

Diet tinggi protein juga dikaitkan dengan bau mulut, karena diet tersebut memaksa Anda mengalami ketosis, suatu kondisi di mana tubuh Anda mulai membakar sel lemak untuk energi. Ini menciptakan produk limbah yang disebut keton, yang dibuang tubuh Anda melalui urin dan napas.

3.Atasi Mulut Kering

Penting untuk tetap terhidrasi dengan baik, karena hal itu dapat membantu menjaga kelembapan mulut dan menghindari pertumbuhan bakteri yang berlebihan, kata Dr.Levitin. Cobalah untuk selalu menyimpan air atau minuman tanpa gula yang sering Anda minum, dan jangan berlebihan pada kafein, yang juga dapat mengeringkan mulut Anda, menurut American Dental Association.

Mengunyah permen karet bebas gula atau menghisap permen bebas gula juga dapat merangsang aliran air liur, tambah Dr. Koshgerian.

Anda juga bisa mencoba obat kumur yang ditujukan untuk mulut kering, seperti Biotene Dry Mouth Oral Rinse atau ACT Total Care Dry Mouth Mouthwash. Carilah yang mengandung xylitol, yang telah terbukti membantu memperbaiki mulut kering dan sebenarnya menghambat pertumbuhan bakteri yang diketahui menyebabkan kerusakan gigi, menurut The American Academy of Oral Medicine.

4.Sering Cuci Masker Anda

Saat Anda memakai masker, partikel pernapasan dari napas Anda hinggap di atasnya dan akhirnya bisa menyebabkan bau tak sedap. Sama seperti pakaian lainnya, masker katun harus dibersihkan secara teratur, kata Dr.Levitin.

Idealnya, Anda mencuci masker setiap hari. Anda dapat dengan tangan, rendam masker kain Anda dalam pemutih selama lima menit dan kemudian bilas hingga bersih dengan air.

Sebanyak 80 persen orang dengan penyakit gusi juga memiliki bau mulut, menurut sebuah studi pada Oktober 2015 yang diterbitkan dalam Journal of the International Society of Preventive and Community Dentistry. “Bakteri yang sama pada gigi dan gusi yang menyebabkan bau mulut juga menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan gigi,” jelas Dr. Koshgerian.

7.Singkirkan Semua Kondisi Medis yang Mendasari

Jika Anda telah melakukan semua hal yang harus dilakukan terkait mulut dan gigi, namun bau mulut tidak juga hilang, kemungkinan ini disebabkan masalah lain, seperti; sinusitis, refluks lambung, atau diabetes, kata Dr. Koshgerian.

Salah satu penyebab umumnya adalah amandel dimana makanan atau kotoran lain tersangkut di celah amandel Anda dan mengeras. Menyikat gigi dan lidah secara menyeluruh dan berkumur dengan air garam setelah makan dapat membantu. Tetapi jika terus berlanjut, itu mungkin pertanda bahwa Anda memerlukan tonsilektomi.***dian

Comments

comments