Bebas Kasus Antraks, Bantul tak Menggelar Vaksinasi Massal

Petugas UPT Puskeswan Girimulyo Kulonprogo sedang vaksinasi antraks untuk hewan kambing.

Acuantoday.com, Yogyakarta – Berbeda dengan Kabupaten Sleman, Kulonprogo, dan Gunungkidul yang telah melakukan vaksinasi massal antraks, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul memastikan tidak menggelar vaksinasi antraks terhadap hewan ternak yang ada di wilayahnya.

Langkah ini dilakukan karena Bantul selama ini dikenal bebas antraks.
“Kami memang tidak ada vaksinasi antraks. Berbeda dengan Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo. Mereka menggelar vaksinasi antraks,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP2KP Bantul Joko Waluyo, Minggu (21/3/2021).

Joko menjelaskan, ketiga kabupaten di DIY tersebut menggelar vaksinasi antraks karena sempat terdapat kasus. Alhasil, Kementerian Pertanian, akhirnya melakukan vaksinasi sebagai upaya pengendalian dan mencegah kembali munculnya antraks.

“Jadi yang divaksinasi itu daerah yang pernah kena dan sedang kena antraks. Sejauh ini, Bantul aman. Dan, mudah-mudahan tetap aman dari kasus ini,” papar Joko.

Kendati belum pernah menemukan kasus antraks, namun sejumlah usaha telah dilakukan oleh DP2KP Bantul sebagai upaya mencegah timbulnya kasus. Salah satunya adalah dengan pengetatan terhadap keluar masuknya hewan ternak baik di pasar hewan maupun di tempat pemotongan hewan.

“Jadi tidak hanya dagingnya, kami juga awasi lalu lintas ternak. Di pasar hewan kami lakukan pengawasan ketat,” ujar Joko.

Pengawasan ketat yang dimaksud Joko adalah adanya kewajiban penyemprotan desinfektan pada ternak dan melakukan pemeriksaan kesehatan saat di pasar hewan. “Harapannya jangan sampai ada kasus tersebut di Bantul,” harap Joko. (Chaidir)

Comments

comments