Berantas Korupsi, Gubernur Edy Minta KPK Pantau Kebijakan di Sumut

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi (Foto: Capture YouTube KPK RI)

Acuantoday.com, Jakarta- Guna meminimalisir kemungkinan praktik korupsi, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar memantau proses pengadaan barang dan jasa di lingkup wilayah Sumatra Utara.

“Kami mohon didukung dan dipantau terus, jangan hanya kami dihardik, tetapi kami mohon diberi petunjuk sehingga kami bisa lepas dari kegiatan-kegiatan yang negatif yang selama ini terjadi di Sumatera Utara,” kata Edy dalam acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022, Selasa (13/4/2021).

Mantan Ketua Umum PSSI itu menjelaskan, pihaknya bakal menggunakan sistem elektronik dalam bertransaksi, seperti e-Catalogue dan e-Payment dalam proses pengadaan barang dan jasa di wilayahnya.

“Terakhir pembuatan e-Catalogue lokal khusus untuk di Provinsi Sumatera Utara. Kami sudah berupaya sedapat mungkin untuk juga di 33 Kabupaten dan Kota,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Sumatra Utara sebelumnya pernah diciduk KPK karena kasus korupsi, yaitu Gatot Pujo Nugroho yang merupakan politikus dari PKS. (Mmu)

Comments

comments