Besok, Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ali Jaber

Ilustrasi-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Kemanan (Menko Polhukam) mahfud MD (Kanan) saat menjengut Syekh Ali Jaber di kediamannya di Rawamangun, Jakarta Selatan, Senin (14/9)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta – Polisi Kamis (17/9) besok akan melakukan rekonstruksi atas peristiwa penyerangan ulama Syekh Ali Jaber saat menghadiri acara wisuda perdana tahfidz Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Bandar Lampung, Minggu (13/9).

“Pada prinsipnya polisi serius bakal menyelesaikan berkas perkaran ini ke kejaksaan,” kata  Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Rabu (16/9) di Mabes Polri. 

Ali Jeber diserang orang tak dikenal dengan sebilah pisau dan menancap di bahu sebelah kanan ulama dengan nama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber itu.

Pelaku diketahui bernama Alpin Adrian (AA), berusia 20 tahun, yang juga warga sekitar. Ia saat itu langsung diamankan polisi. Hingga kini Polda Lampung dibantu Polda Metro Jaya masih melakukan proses penyidikan, namun belum diketahui juga apa motif penyerangan tersangka. 

Tapi yang jelas, polisi sudah memeriksa 13 saksi. “Ada saksi dari keluarga, saksi yang ada di TKP dan saksi dari panitia,” katanya.

Untuk mendapat bukti dan fakta lain, kata Argo, Polda Lampung sudah melakukan gelar perkara. Polisi juga sudah menaikkan BAP (berkas acara penyidikan) dan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung pada 15 September kemarin. 

Kronologi penyerangan 

Dari keterangan warga setempat yang menjadi saksi mata, Andika, mengatakan peristiwa berdarah ini bermula ketika Ali Jaber hendak memberi hadiah kepada seorang anak yang mampu membaca Al-Fatihah dengan tepat.

Kemudian, Ali Jaber bertanya ke anak itu, ingin diberi sepeda atau hadiah lain. Saat itu Ali Jaber sedang duduk di kursi. 

“Kemudian anak tersebut turun panggung menuju ke ibunya untuk bertanya. Dia naik lagi ke panggung dan memberitahu Syekh Ali Jaber ingin sepeda,” jelas Andika, seperti dikutip dari Antara

Ali Jaber pun sontak memanggil ibu si anak ke atas panggung dan meminjam ponselnya untuk foto bersama. Namun ponsel ternyata rusak sehingga tak bisa menyimpan gambar. Ali Jaber lantas meminjam ponsel jemaah lain. 

“Saat Ali Jaber mencoba meminjam handphone itu, pelaku penusukan lari dari arah sebelah kanan, langsung naik ke panggung dan menusuk Syekh,” kata Andika. 

Pelaku kemudian langsung ditangkap dan dikeroyok oleh para jemaah. Sementara itu, Ali Jaber mencoba berdiri menenangkan jemaah, kendati pisau masih menancap. Luka yang dideritanya bisa terobati dengan enam jahitan di bagian dalam dan empat di luar. (rwo)

Comments

comments