Besok, Polri dan Kejagung Gelar Ekspose Bersama Insiden Kebakaran

Gedung utama Kejagung yang terbakar pada Sabtu (22/8/2020) lalu. Polisi segera melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka setelah penyelidikan kasus tersebut dinyatakan P-16 atau telah ditunjuknya Jaksa Penuntut Umum (JPU)./Foto: Rohman Prabowo (Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta―Kepolisian dan Kejaksaan Agung  akan menggelar ekspos bersama sebagai lanjutan penyidikan dugaan pidana dalam kebakaran gedung Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu.

Agenda yang melibatkan penyidik Bareskrim Polri dan jaksa penuntut umum Kejagung itu rencananya akan digelar, Rabu (30/9) besok. 

“Hari ini penyidik menyusun bahan paparan terkait dengan rencana gelar perkara dengan JPU atau istilahnya, P16 guna melaksanakan ekspose bersama,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Selasa (29/9).

Sekadar diketahui, ekspose bersama antardua instansi penegakan hukum ini sudah kedua kalinya digelar. Pertama dilakukan saat menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) pada tahap penyelidikan, pada pertengahan September. 

Saat itu, kedua belah pihak sepakat menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan, lantaran ditemui adanya unsur pidana dalam insiden kebakaran 12 jam pada 22 Agustus itu. 

Unsur pidana yang dimaksud seperti tertuang dalam Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 188 KUHP. Pasal 187 KUHP menyebutkan, barang siapa yang dengan sengaja menimbulkan kebakaran terancam 12 tahun penjara, atau 15 tahun penjara, atau seumur hidup apabila ada korban meninggal.

Sedangkan Pasal 188 KUHP menyebutkan, barang siapa dengan kesalahan atau kealpaan menyebabkan kebakaran dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Hasil ekspose saat itu menjaring 131 saksi potensial, yang diyakini berada dalam detik-detik kebakaran. Selain itu ditemukan barang bukti, mulai dari arang-arang sisa kebakaran hingga kamera pengawas atau CCTV.  (rwo)

Comments

comments